Coba Langsung Galaxy XR: Nyaman dan Interaksi Gestur Alami

Teguh A. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 31 dibaca
Bisik.id
Coba Langsung Galaxy XR: Nyaman dan Interaksi Gestur Alami

Gambar atau konten salah?

Pengunjung di acara CES 2026 mendapatkan kesempatan mencoba langsung perangkat Galaxy XR Samsung, bukan hanya melihatnya di balik etalase. Kesempatan mencoba langsung ini memberikan gambaran tentang arah teknologi Extended Reality (XR) yang diusung Samsung: pengalaman yang mendalam, mudah digunakan, nyaman, dan terasa relevan untuk kegiatan sehari-hari.

Hanya perlu waktu singkat untuk mulai menggunakannya. Pemandu menjelaskan cara memakai perangkat dan fungsi dasarnya dalam waktu sekitar lima menit. Sistemnya mudah dipahami tanpa perlu tutorial panjang, tidak terasa rumit. Hampir semua interaksi dilakukan menggunakan gerakan alami tangan.

Galaxy XR masuk dalam kategori mixed reality (MR). Teknologi ini menggabungkan dunia nyata dan dunia maya dalam satu pengalaman. Berbeda dengan virtual reality (VR) yang sepenuhnya membawa pengguna ke dunia digital, atau augmented reality (AR) yang hanya menempelkan elemen digital di dunia nyata, MR memungkinkan kedua dunia itu berinteraksi secara langsung. Pengguna tetap sadar akan lingkungan sekitar, tetapi bisa berinteraksi dengan objek digital seolah-olah objek itu ada di ruang nyata. Inilah pendekatan yang diterapkan Samsung pada Galaxy XR.

Navigasi terasa sangat alami. Untuk memilih menu, pengguna cukup melakukan gerakan mencubit (pinch) pada ikon di layar virtual. Memperbesar tampilan dilakukan dengan gerakan zoom in dan zoom out tangan yang mirip saat memperbesar foto di ponsel. Memindahkan menu, memutar objek, hingga memilih fitur lain terasa cepat dan wajar. Galaxy XR dirancang agar teknologi mengikuti cara manusia berinteraksi, bukan sebaliknya.

Selain kenyamanan perangkat, sesi mencoba langsung selama sekitar 40 menit itu juga terasa normal. Tidak ada rasa pusing atau mual yang sering terjadi pada perangkat sejenis. Bobot headset terasa seimbang, tidak berat, dan tidak menekan kepala atau wajah secara berlebihan.

Kualitas tampilan visualnya juga menonjol, mendukung resolusi 8K dan terlihat sangat nyata. Detailnya tajam dan transisinya mulus, sehingga mata tidak cepat lelah. Dalam beberapa fungsi, gambar terasa seolah melompat keluar, memberikan sensasi seolah benar-benar berada di dalam adegan tersebut.

Samsung menyiapkan beberapa contoh penggunaan yang menunjukkan potensi XR di berbagai bidang. Salah satunya adalah menonton materi edukasi sains tentang black hole. Materi yang biasanya dianggap sulit menjadi lebih menarik dan mudah dicerna. Visual tiga dimensi membuat konsep ruang dan gravitasi terasa hidup, bukan sekadar teori di layar datar.

Perangkat ini juga memungkinkan pengguna "berteleportasi" menggunakan Google Street View. Pengalaman berpindah lokasi secara virtual terasa mendalam dan membuka kemungkinan baru untuk bidang pendidikan, pariwisata, hingga melihat lokasi jarak jauh.

Dalam demonstrasi, Samsung juga memperlihatkan bagaimana Gemini AI digunakan sebagai lapisan kecerdasan dalam pengalaman Galaxy XR. Gemini AI bertindak sebagai asisten yang membantu menavigasi konten, memahami informasi visual, dan mendukung berbagai skenario penggunaan di dalam XR. Kehadiran AI membuat pengalaman terasa lebih personal dan bisa menyesuaikan diri, melampaui sekadar tampilan visual tiga dimensi.

Pengalaman menarik lainnya adalah simulasi operasi pasien melalui permainan simulasi dokter. Dalam simulasi ini, digunakan alat pengendali tambahan untuk fungsi seperti memberikan obat bius atau menjahit luka operasi. Simulasi ini menunjukkan potensi Galaxy XR untuk pelatihan dan pendidikan medis. Interaksi dilakukan langsung dengan tangan, menjadikan proses belajar lebih praktis dan realistis.

Ada juga simulasi dek kapal laut yang ditujukan untuk kebutuhan bisnis dan desain. Ini adalah salah satu contoh penggunaan yang menarik untuk industri. Dengan Galaxy XR, desain dan simulasi ruangan bisa dilihat dalam skala mendekati ukuran aslinya sebelum dibangun secara fisik.

Dari pengalaman langsung ini, Galaxy XR tampak bukan hanya sekadar pamer teknologi terbaru. Samsung tampaknya mengarahkan perangkat ini untuk berbagai keperluan, mulai dari alat bantu belajar yang interaktif, untuk pekerjaan, hingga mempermudah pemahaman suatu konsep.

Galaxy XR meninggalkan kesan yang sangat fungsional: mudah digunakan, nyaman, dan praktis. Jika pengembangan perangkat ini terus konsisten seperti yang ditunjukkan pada CES 2026, Galaxy XR berpotensi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di masa depan, melayani kebutuhan personal, hiburan, pendidikan, maupun profesional.

Galaxy XRMixed RealityHands-onInteraksi GesturKualitas Visual 8KGemini AIEdukasi Virtual

Komentar

Memuat komentar...