Doa 01 Muharram: Menyambut Tahun Baru Islam dengan Ibadah

Rini S. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Doa 01 Muharram: Menyambut Tahun Baru Islam dengan Ibadah

Gambar atau konten salah?

Doa Awal Tahun Baru Islam merupakan momen penting bagi umat Muslim untuk memulai lembaran baru dengan niat baik. Tahun baru dalam kalender Hijriah tidak hanya menandai pergantian waktu, tetapi juga memberi kesempatan bagi setiap individu untuk menilai kembali diri dan meningkatkan amal ibadah.

Di banyak komunitas muslim, tradisi membaca doa khusus pada malam pertama Muharram menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini. Doa ini diucapkan dengan harapan mendapatkan keberkahan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalani tahun yang baru.

Berikut teks doa yang sering dibaca, lengkap dengan versi Arab, transliterasi, dan terjemahan. Doa ini mengajak pemeluk Islam untuk memohon perlindungan dari godaan setan dan memohon petunjuk agar aktivitas sehari-hari mendekatkan diri kepada Allah.

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa 'alâ fadhlikal 'azhîmi wa karîmi jûdikal mu'awwal. Hâdzâ 'âmun jadîdun qad aqbal. As'alukal 'ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ'ih, wal 'auna 'alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû'I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

Artinya: “Tuhanku, Kau Yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

Doa ini biasanya dibaca setelah waktu Maghrib pada malam 01 Muharram, yang menandai dimulainya tahun Hijriah. Umat Muslim dianjurkan membaca doa ini sebanyak tiga kali, sebagai bentuk permohonan agar Allah memberikan keberkahan, perlindungan, dan kemudahan dalam menjalani tahun baru.

Selain membaca doa, ulama juga menganjurkan umat untuk memperbanyak amalan baik seperti istighfar, shalawat, membaca Al‑Qur’an, bersedekah, dan ibadah lainnya. Hal ini bertujuan agar tahun baru dimulai dengan niat dan amal yang lebih baik.

Para ulama menjelaskan bahwa membaca doa awal dan akhir tahun diperbolehkan selama tidak diyakini sebagai doa yang secara langsung berasal dari Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian, doa ini dapat menjadi sarana untuk bermuhasabah sekaligus memulai tahun baru dengan harapan dan niat yang lebih baik.

Menurut Syekh Abdulah Hamid Quddus Al-Makki, seseorang yang membaca doa awal tahun sebanyak tiga kali akan mendapatkan perlindungan dari Allah. Doa ini juga menjadi permohonan agar diri tetap dijaga dari berbagai godaan dan keburukan. Dalam kitab Kanzun Najah wa As-Surur, ia menerangkan bahwa setan akan mengakui ketidakmampuannya untuk mengganggu orang yang mengamalkan doa tersebut. Allah SWT menugaskan dua malaikat untuk menjaga dan melindunginya dari godaan setan beserta para pengikutnya.

يَقْرَؤُهُ ثَلَاثًا؛ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَقُولُ: اسْتَأْمَنَ عَلَى نَفْسِهِ فِيمَا بَقِيَ مِنْ عُمْرِهِ، وَتُوُكِّلَ بِهِ مَلَكَانِ يَحْرُسَانِهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَتْبَاعِهِ

Artinya: “Jika doa ini dibaca sebanyak tiga kali, maka sesungguhnya setan akan berkata: Ia telah mengamankan dirinya untuk sisa umurnya. Lalu dua malaikat ditugaskan untuk menjaganya dari setan dan para pengikutnya.” (Kanzun Najah wa As-Surur [Beirut: Dar Al‑Hawi], hlm. 68-69).

Doa ini, yang diucapkan pada malam pertama Muharram, menegaskan pentingnya memohon perlindungan dan petunjuk Allah dalam setiap langkah kehidupan. Dengan membaca doa ini tiga kali, umat Muslim berharap dapat memulai tahun baru dengan hati yang bersih, niat yang tulus, dan perlindungan dari godaan setan. Praktik ini menjadi bagian tradisi yang mendukung refleksi diri dan peningkatan kualitas ibadah di tahun yang baru.

Doa Awal Tahun BaruMuharramIslamAmalanPerlindunganSetanIbadah

Komentar

Memuat komentar...