Dolar AS Menguat ke Rp 17.905 Pagi Ini
Gambar atau konten salah?
Nilai tukar dolar Amerika Serikat pagi ini menunjukkan penguatan terhadap rupiah. Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu, 02 September 2026, dolar AS berada di posisi Rp 17.905. Angka ini naik 87 poin atau setara dengan 0,49 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Mata uang Negeri Paman Sam tidak hanya menguat terhadap rupiah. Pergerakannya juga cenderung positif terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Dolar AS tercatat menguat terhadap euro, dolar Singapura, yuan China, dolar Australia, dan pound sterling. Namun ada satu pengecualian: dolar AS justru melemah terhadap yen Jepang.
Secara lebih rinci, pelemahan dolar AS terhadap yen Jepang mencapai 0,25 persen. Sementara itu, penguatan terhadap dolar Singapura hanya tipis, yakni 0,05 persen. Kenaikan yang lebih signifikan terjadi terhadap euro, di mana dolar AS menguat 0,8 persen. Terhadap yuan China, dolar AS naik 0,09 persen.
Untuk mata uang lainnya, dolar AS menguat 0,25 persen terhadap dolar Australia. Sedangkan terhadap pound sterling, kenaikannya mencapai 0,08 persen.
Penguatan dolar AS kali ini terjadi di tengah berbagai dinamika ekonomi global. Pergerakan nilai tukar ini menjadi perhatian pelaku pasar karena menyentuh level psikologis Rp 17.900-an. Sebelumnya, Bank Indonesia sempat memberikan pernyataan terkait kondisi serupa saat dolar AS menembus level Rp 17.700, dengan menekankan bahwa situasi saat ini berbeda dengan krisis 1998.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Rupiah Tertekan, BI Beberkan Pemicu Global dan Domestik
bank bjb Beli Portofolio Mobil MNC Finance Rp100 M
Pertumbuhan Uang Kartal Melambat, Masyarakat Beralih ke QRIS
IHSG Ditutup Merah di Bawah 6.300
BI Cetak Uang Baru, Tanda Tangan Pejabat Lama
Menkeu dan Gubernur BI Bahas Likuiditas hingga Canda "Alot