Dolar AS Stabil di Rp 17.000‑an, Rupiah Kembali Menguat, Pasar Terguncang
Gambar atau konten salah?
Pada perdagangan pagi Rabu, 08 April 2026, nilai tukar dolar Amerika Serikat melemah di hadapan rupiah.
Meskipun demikian, mata uang Paman Sam tetap berada di kisaran Rp 17.000‑an.
Menurut data Bloomberg, dolar AS turun 0,58% menjadi Rp 17.006 di awal perdagangan.
Perlu dicatat bahwa rupiah sebelumnya sempat menguat hingga Rp 17.105 pada penutupan Selasa, 07 April 2026.
Hari ini, dolar AS berkisar antara Rp 16.976 dan Rp 17.008.
Dolar juga berperilaku variatif terhadap mata uang asing lainnya.
Contohnya, dolar menguat 0,65% terhadap euro, 0,80% terhadap poundsterling, dan 1,16% terhadap dolar Australia. Namun, dolar melemah 0,70% terhadap yen Jepang.
Rupiah juga melemah 0,37% terhadap dolar Kanada dan 0,95% terhadap franc Swiss.
Dengan fluktuasi ini, pasar mata uang menunjukkan ketidakpastian sementara dolar tetap berada di kisaran Rp 17.000.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BGN Resmi: Hoaks Pembagian Keuntungan MBG Ditolak
Perekonomian Inggris Mengalami Kontraksi 0,1% di April
Elon Musk Jadi Miliarder Pertama Dunia Setelah IPO SpaceX
KKP Rencanakan Insentif Daerah untuk Hindari Sampah ke Laut
Persidangan SEKBERTI 19: Fokus Operasi Pos Lintas Batas
BNBR Tambah Laba Bersih 49,6% Jadi Rp503 Miliar Tahun 2025
Berita Terbaru
Toyota Calya dan Honda Brio Pimpin Penjualan LCGC Turun 23%
Harga Emas Antam Palembang Naik Tipis 2.000 Rupiah
Jawa Barat Tanggung Biaya Sekolah Swasta bagi 70 Ribu Calon Murid
Jennifer Coppen nikah Justin Hubner di Bali, tradisi Jawa
Afif Farhan Rangking Timnas Paling Banyak Gol WC
LPDP Wawancara: Kejujuran Lebih Penting daripada Jawaban
BGN Resmi: Hoaks Pembagian Keuntungan MBG Ditolak
