Dua Tim Muda Indonesia Berlaga di Gothia Cup 2026
Gambar atau konten salah?
Dua tim sepak bola muda Indonesia akan berlaga di Gothia Cup 2026 di Gothenburg, Swedia. Turnamen ini berlangsung pada 13 Juli hingga 18 Juli mendatang. Bagi PSSI, keikutsertaan ini bukan cuma soal menang atau kalah. Lebih dari itu, ini bagian dari rencana jangka panjang membangun fondasi Timnas Indonesia agar bisa tembus Piala Dunia.
Wakil Indonesia ada dua. Pertama, Akademi Persib Cimahi (APC) U-13 untuk kategori putra. Kedua, Tangsel City U-15 untuk kategori putri. Keduanya lolos setelah melewati seleksi nasional yang digelar di Lapangan Persita, Tangerang.
Arya Sinulingga, anggota Komite Eksekutif PSSI, bilang pengalaman di Gothia Cup sangat berharga. Menurut dia, pembinaan sejak usia dini adalah kunci utama. Tanpa itu, mimpi tampil di Piala Dunia hanya akan jadi angan-angan.
"Ini sebenarnya sentilan kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia. SKF dari Swedia, tapi mereka betul-betul mendukung pembinaan usia muda. Kami ingin perusahaan-perusahaan di Indonesia juga ikut masuk ke pembinaan usia muda karena ini sangat penting," kata Arya dalam seremoni pelepasan tim di Kemenpora, Jumat, 10 Juli 2026.
Arya lalu mengaitkan pembinaan usia muda dengan target besar sepak bola Indonesia. "Kemarin Pak Prabowo resah kenapa Indonesia belum masuk Piala Dunia. Nah, kuncinya memang di usia muda. Kemarin kita terbantu dengan proses naturalisasi, tapi sampai kapan? Kita harus membangun lewat pembinaan pemain muda," ujarnya.
Menurut Arya, pengalaman bertanding di level internasional sejak kecil sama pentingnya dengan latihan. Gothia Cup, kata dia, jadi ajang langka bagi pemain muda untuk merasakan atmosfer kompetisi global. Mereka bisa belajar dari lawan-lawan dari berbagai negara.
"Makanya setiap ada penyelenggaraan sepakbola, misalnya Piala Presiden, SSB selalu kami beri kesempatan menonton langsung supaya mereka melihat idolanya. Nah, sekarang teman-teman SKF membawa mereka sampai ke level global. Pengalaman seperti ini luar biasa dan tidak ternilai," tutur Arya.
Di sisi lain, Akademi Persib Cimahi datang dengan modal percaya diri tinggi. Tahun lalu, APC sukses jadi juara di kategori U-13. Tahun ini, mereka bertekad mempertahankan gelar.
Kapten tim APC, Rausyan Ochank Syam, menyebut persiapan tim sudah maksimal. Sekarang, fokus utama tinggal menjaga disiplin selama turnamen. Disiplin di luar lapangan, kata dia, akan terbawa saat bertanding.
"Persiapan APC ke Gothia Cup 2026 sudah matang. Tinggal disiplin, bukan hanya di lapangan tetapi juga di luar lapangan. Kalau disiplin di luar lapangan, pasti akan terbawa saat bertanding," kata Ochank.
Ia berharap APC bisa mengulang pencapaian manis tahun lalu. "Selain itu kami harus fokus di setiap pertandingan sampai target yang kami inginkan tercapai. Semoga kami bisa mempertahankan gelar di sana," ujarnya.
Gothia Cup sendiri adalah turnamen sepak bola usia muda terbesar di dunia. Setiap tahun, ribuan tim dari berbagai negara ikut serta. Bagi Indonesia, ini bukan sekadar ajang unjuk gigi. Ini adalah langkah kecil untuk membangun masa depan sepak bola nasional. Tanpa pembinaan usia dini yang serius, target tampil di Piala Dunia akan sulit tercapai. Keikutsertaan di Gothia Cup menjadi bukti bahwa PSSI mulai serius membangun dari bawah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
