Kapolda Cek 300 Rumah Siap Huni Korban Banjir Aceh Tamiang

Lia N. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Kapolda Cek 300 Rumah Siap Huni Korban Banjir Aceh Tamiang

Gambar atau konten salah?

Sebanyak 300 unit rumah permanen atau hunian tetap (Huntap) Presisi telah selesai dibangun di Aceh Tamiang. Rumah-rumah ini diperuntukkan bagi warga yang menjadi korban banjir di wilayah tersebut. Lahan yang digunakan untuk pembangunan mencapai enam hektare.

Lokasi Huntap berada di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda. Rencananya, peresmian akan dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sebelum peresmian, Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan sudah melakukan peninjauan. Ia ingin memastikan semuanya siap. Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto.

Ruddi mengecek kondisi fisik setiap rumah. Tipe rumah yang dibangun adalah tipe 36. Rumah-rumah ini dinilai layak huni bagi para penerima manfaat.

Bukan hanya bangunan rumah saja yang diperiksa. Ruddi juga melihat kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Beberapa di antaranya adalah akses jalan di lingkungan perumahan, jaringan utilitas, dan sistem drainase. Fasilitas umum lainnya juga turut dicek.

Peninjauan ini merupakan tahapan akhir sebelum peresmian oleh Kapolri. "Kapolda Aceh ingin memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur pendukung Huntap Presisi berada dalam kondisi optimal," kata Joko dalam keterangannya pada Jumat, 10 Juli 2026.

Setiap rumah sudah dilengkapi dengan kebutuhan dasar. Ada kasur, meja makan, dan sofa. "Sehingga siap diresmikan dan langsung ditempati oleh masyarakat penerima manfaat," lanjut Joko.

Program Huntap Presisi ini merupakan bentuk kepedulian sosial Polri. Tujuannya membantu masyarakat yang terdampak banjir di Aceh Tamiang. Dengan adanya rumah ini, warga bisa kembali memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak huni.

Pembangunan Huntap juga disebut sebagai implementasi komitmen Polri. Bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. "Tetapi juga memberikan perlindungan, pelayanan, serta bantuan kemanusiaan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak bencana," ujar Joko yang pernah menjabat sebagai Kapolresta Banda Aceh.

"Diharapkan Hunian Tetap Presisi ini segera diresmikan sehingga masyarakat terdampak banjir dapat segera menempati rumah yang aman, nyaman, dan layak huni. Kehadiran Huntap Presisi diharapkan menjadi harapan baru bagi warga Aceh Tamiang untuk kembali membangun kehidupan yang lebih baik," pungkas Joko.

Banjir yang melanda Aceh Tamiang sebelumnya memaksa banyak warga kehilangan tempat tinggal. Pembangunan 300 unit rumah ini menjadi salah satu upaya pemulihan pascabencana. Polri, melalui program ini, berusaha menyediakan hunian yang layak dan langsung bisa dihuni tanpa perlu biaya tambahan dari warga.

Huntap PresisiAceh TamiangKapolrirumah permanenbanjirperesmianKapolda Aceh

Komentar

Memuat komentar...