Durian Black Thorn Dicuri 9 Buah, Kerugian Rp3 Juta di Jurong East

Iwan D. · 2 min baca · 4 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Durian Black Thorn Dicuri 9 Buah, Kerugian Rp3 Juta di Jurong East

Gambar atau konten salah?

Di sebuah toko buah di kawasan Jurong East, Singapura, seorang pria nekat mencuri sembilan buah durian Black Thorn pada 14 Juni 2026 sekitar pukul 03:30 dini hari. Kerugian yang dialami toko tersebut diperkirakan mencapai SGD 240 atau setara Rp 3 juta.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan pria tersebut mengenakan kaus gelap dan celana pendek. Ia awalnya berkeliling toko di tengah malam, kemudian mendekati keranjang durian yang disimpan di luar gerai. Saat ia membuka penutup terpal, beberapa buah jatuh, membuatnya terkejut dan buru-buru meninggalkan tempat.

Tak lama kemudian, sekitar lima menit setelah kejadian pertama, pria itu kembali dengan membawa beberapa kantong plastik. Ia memastikan tidak ada orang di sekitarnya sebelum memasukkan durian ke dalam kantong. Setelah mengumpulkan semua buah, ia langsung pergi.

Pemilik toko, seorang pria bernama Zhou, mengaku mengenali pelaku. Menurutnya, pria itu pernah menjadi pelanggan tetap, meski sudah lebih dari setahun tidak berbelanja di tokonya. Zhou menambahkan bahwa durian Black Thorn merupakan salah satu varietas premium yang berasal dari Penang, Malaysia, dan sangat populer di kalangan pecinta durian.

Karena musim panen durian sedang berlangsung, stok di toko Zhou melimpah. Sebagian buah disimpan di keranjang luar yang tertutup terpal. Ukuran durian yang dicuri relatif kecil, sehingga total kerugian diperkirakan mencapai SGD 240 atau Rp 3 juta.

“Kalau memang dia sedang kesulitan dan ingin makan durian, sebenarnya dia bisa bilang kepada kami. Kami mungkin akan memberinya beberapa durian secara gratis. Tapi dia seharusnya tidak mencurinya,” ujar Zhou. Ia mengungkapkan rasa heran dan menyayangkan bahwa pria tersebut memilih mencuri daripada meminta bantuan secara langsung.

Rekaman CCTV tersebut telah diunggah ke akun media sosial toko, sehingga publik dapat melihat aksi pencurian. Zhou berharap pelaku akan datang kembali untuk menyelesaikan pembayaran durian yang telah diambilnya dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus ini menyoroti betapa pentingnya pengawasan di area luar toko, terutama ketika stok buah disimpan di tempat terbuka. Meskipun durian Black Thorn memiliki nilai tinggi, tindakan mencuri tetap merugikan pemilik usaha. Kejadian ini juga mengingatkan konsumen bahwa komunikasi terbuka dapat mencegah tindakan ekstrem, seperti mencuri, yang dapat menimbulkan kerugian finansial bagi semua pihak.

Durian Black ThornJurong EastCCTVtoko buahkerugian 240 SGDZhoupengawasan toko luar

Komentar

Memuat komentar...