Fox Logger Raup Rp50 M, Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi

Tika M. · 2 min baca · 1 jam lalu · 24 dibaca
Bisik.id
Fox Logger Raup Rp50 M, Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi

Gambar atau konten salah?

PT Sumber Sinergi Makmur Tbk, yang dikenal dengan merek Fox Logger, melaporkan kenaikan pendapatan hingga kuartal ketiga tahun 2026. Perusahaan ini bergerak di bidang teknologi GPS tracker. Pendapatan mereka naik sekitar 16 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pada sembilan bulan pertama tahun 2025, perusahaan mencatat pendapatan sebesar Rp45,30 miliar. Dengan pertumbuhan 16 persen, pendapatan hingga September 2026 diperkirakan menembus angka Rp50 miliar. Angka ini cukup signifikan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah.

Tekanan datang dari berbagai arah. Penguatan dolar AS terhadap rupiah membuat biaya produksi membengkak. Belum lagi kenaikan harga komponen elektronik di pasar global. Semua itu menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.

Dr. Alamsyah, CEO PT Sumber Sinergi Makmur Tbk, menjelaskan bahwa permintaan dari pelanggan korporasi menjadi penopang utama pendapatan. Sektor logistik dan rental kendaraan, menurutnya, adalah dua sektor yang paling berkontribusi. Perusahaan-perusahaan di bidang ini semakin membutuhkan cara untuk menekan biaya operasional dan mengelola armada mereka secara lebih efisien.

"Kuartal III tahun ini memberikan tantangan yang cukup besar bagi kami. Penguatan dolar AS terhadap rupiah dan kenaikan harga komponen elektronik global memberikan tekanan terhadap biaya produk. Namun di tengah kondisi tersebut, Perseroan tetap mampu mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ujar Alamsyah dalam keterangan resmi pada Selasa, 06 Oktober 2026.

Alamsyah menambahkan, kebutuhan untuk menekan biaya operasional membuat pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan armada semakin dibutuhkan. "Industri logistik dan rental telah berkembang selama belasan tahun dan memiliki kebutuhan pengelolaan armada yang semakin kompleks. Saat ini fokus mereka tidak hanya pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga bagaimana menekan biaya operasional agar profitabilitas tetap terjaga. Kami melihat teknologi memiliki peran yang semakin penting dalam menjawab kebutuhan tersebut," jelasnya.

Untuk menjawab kebutuhan itu, IOTF tidak tinggal diam. Mereka mengembangkan produk GPS tracker Fox Logger dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi ini membantu pelanggan memantau aktivitas kendaraan dan mengelola armada secara lebih cerdas. Fokus pengembangan produk diarahkan pada efisiensi operasional dan pemanfaatan aset kendaraan secara maksimal.

Perusahaan ini sudah menjalankan bisnis GPS tracker selama 16 tahun. Pengalaman panjang itu menjadi modal untuk terus berinovasi. Selain pengembangan produk, mereka juga mempertahankan layanan purna jual yang berkualitas untuk pelanggan. Ke depan, IOTF berencana melanjutkan pengembangan teknologi dan layanan yang berkaitan dengan efisiensi operasional pelanggan. Mereka juga akan mengelola biaya produksi di tengah fluktuasi nilai tukar dan harga komponen elektronik.

Peluang digitalisasi pengelolaan armada dinilai masih terbuka lebar. Terutama untuk efisiensi biaya, produktivitas aset, keamanan kendaraan, dan pengambilan keputusan berbasis data. "Kami ingin pertumbuhan Perseroan dibangun di atas fundamental bisnis yang semakin kuat. Fokus kami adalah menjaga kepercayaan pelanggan, terus melakukan inovasi teknologi, serta memastikan solusi Fox Logger memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi operasional pelanggan," tutup Alamsyah.

Pertumbuhan pendapatan IOTF di tengah tekanan biaya menunjukkan bahwa permintaan akan teknologi GPS tracker, terutama dari sektor logistik dan rental, masih kuat. Perusahaan berhasil memanfaatkan kebutuhan pasar akan efisiensi operasional untuk terus tumbuh, meskipun kondisi ekonomi global sedang tidak menentu. Fokus pada inovasi dan layanan purna jual menjadi strategi utama mereka untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan.

Fox LoggerGPS trackerpendapatanteknologi AIefisiensi operasionallogistikrental

Komentar

Memuat komentar...