Gemini Kini Bisa Ciptakan Musik dari Teks
Gambar atau konten salah?
Google kembali memperbarui kemampuan chatbot AI mereka, Gemini. Setelah sebelumnya mampu membuat gambar dan video, kini Gemini bisa menghasilkan komposisi musik singkat hanya melalui perintah teks.
Fitur pembuatan musik ini didukung oleh model bernama Lyria 3. Saat ini, fitur tersebut baru tersedia dalam tahap uji coba beta. Google menjelaskan bahwa pengguna bisa membuat musik berdurasi sekitar 30 detik. Musik ini bisa diciptakan berdasarkan perintah teks, bahkan juga bisa menggunakan gambar atau video sebagai panduan.
Model Lyria 3 menerima perintah dari pengguna yang mendeskripsikan aspek musik yang diinginkan. Deskripsi ini bisa mencakup genre, suasana hati (mood), atau bahkan sebuah memori tertentu. Sebagai contoh, pengguna bisa meminta, "sebuah lagu R&B pelan yang jenaka tentang kaus kaki yang menemukan pasangannya."
Setelah lagu selesai dibuat, pengguna masih bisa melakukan penyesuaian pada elemennya. Pengguna dapat mengubah tempo atau gaya irama drum. Lagu hasil kreasi Gemini ini juga bisa dipadukan dengan sampul album yang dibuat oleh model lain, yaitu Nano Banana.
Google menyatakan bahwa tujuan utama fitur ini bukan untuk menciptakan karya musik yang sempurna. Tujuannya adalah menyediakan cara yang menyenangkan dan unik bagi pengguna untuk mengekspresikan diri. Informasi ini disampaikan Google dalam pengumuman mereka pada (20 Februari 2026).
Model Lyria pertama kali diperkenalkan dengan kemampuan meniru suara dan gaya penyanyi terkenal. Google mengklaim telah memperhatikan isu hak cipta dalam pengembangan Lyria 3. Mereka merancang alat ini untuk mendorong ekspresi yang orisinal, bukan untuk meniru artis yang sudah ada.
Ketika diminta untuk meniru penyanyi tertentu, Gemini akan menghasilkan lagu dengan suasana atau gaya yang serupa. Google menerapkan filter khusus untuk membandingkan hasil musik tersebut dengan karya yang telah ada.
Sama seperti konten AI lain yang dihasilkan Gemini, lagu yang dibuat melalui Lyria 3 akan disematkan watermark tak terlihat. Sistem yang digunakan adalah SynthID, yang dikembangkan Google. Hal ini memastikan bahwa musik yang dihasilkan tidak dapat diklaim sebagai karya ciptaan manusia.
Bagi yang berminat mencoba, Google menginformasikan bahwa Lyria 3 sudah dapat diakses di aplikasi Gemini. Fitur ini tersedia untuk pengguna yang berusia 18 tahun ke atas. Saat ini, Lyria 3 mendukung perintah dalam beberapa bahasa, termasuk Inggris, Spanyol, Jerman, Prancis, Hindi, Jepang, Korea, dan Portugal.
Ringkasan: Gemini kini memiliki fitur pembuatan musik 30 detik melalui model Lyria 3 dalam uji coba beta. Pengguna memberikan perintah teks, gambar, atau video untuk menghasilkan musik berdasarkan genre atau suasana hati. Hasilnya dapat diedit dan diberi sampul album AI. Google menekankan fitur ini untuk ekspresi diri, bukan peniruan artis, dan menggunakan sistem SynthID untuk penandaan digital konten AI.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cisco Luncurkan Foundry Security Spec untuk Keamanan AI
Fabiola Pimpin Scam Internasional dengan Video Call Online
Ariston Pamer Andris 3: Water Heater Cerdas Kamar Mandi
Rupiah Menembus Rp 18.000 Pagi Saat Dolar Tembus 18k Indonesia
Safari Apple: Kecepatan, Baterai, dan Privasi Unggul
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
