Harga Cabai Meroket 9,42% di Pekan Ini
Gambar atau konten salah?
Harga sejumlah bahan pangan pokok di Indonesia tercatat mengalami kenaikan pada pekan ini. Kenaikan paling tajam terjadi pada komoditas cabai, khususnya cabai merah keriting yang melonjak hingga 9,42 persen.
Data yang dirilis oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pada Minggu, 20 September 2026 menunjukkan bahwa harga cabai merah keriting kini mencapai Rp 69.100 per kilogram. Angka ini naik Rp 5.950 dari harga sebelumnya. Cabai rawit merah juga tidak ketinggalan, harganya naik 6,78 persen atau bertambah Rp 6.100 menjadi Rp 96.100 per kilogram.
Cabai merah besar mengalami kenaikan 6,23 persen, setara dengan Rp 3.400 per kilogram, sehingga harganya menjadi Rp 58.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau naik 4,81 persen atau Rp 3.100 per kilogram, kini dibanderol Rp 67.600 per kilogram.
Komoditas daging sapi juga ikut merangkak naik. Daging sapi kualitas I harganya naik 0,62 persen atau Rp 950 per kilogram, menjadi Rp 153.050 per kilogram. Daging sapi kualitas II juga naik 0,67 persen atau Rp 950 per kilogram, sehingga harganya menjadi Rp 143.750 per kilogram.
Harga beras di berbagai kualitas juga menunjukkan penguatan. Beras kualitas medium I naik 0,3 persen atau sekitar Rp 50 per kilogram, menjadi Rp 16.650 per kilogram. Beras kualitas medium II naik 0,31 persen atau Rp 50 per kilogram, menjadi Rp 16.400 per kilogram.
Untuk beras kualitas super I, harganya naik 0,56 persen atau Rp 100 per kilogram, menjadi Rp 17.950 per kilogram. Beras kualitas super II juga naik 0,29 persen atau Rp 50 per kilogram, menjadi Rp 17.350 per kilogram.
Bawang putih ukuran sedang ikut naik 0,25 persen atau Rp 100 per kilogram, menjadi Rp 39.400 per kilogram. Namun, ada kabar baik untuk bawang merah ukuran sedang yang justru turun 1,19 persen atau Rp 450 per kilogram, sehingga harganya menjadi Rp 37.250 per kilogram.
Gula pasir juga mengalami kenaikan. Gula pasir kualitas premium naik 0,25 persen atau Rp 50 per kilogram, menjadi Rp 20.400 per kilogram. Gula pasir lokal naik Rp 100 per kilogram, menjadi Rp 19.200 per kilogram.
Di sisi lain, harga daging ayam ras segar justru turun Rp 100 per kilogram, menjadi Rp 42.350 per kilogram. Telur ayam ras segar naik 0,67 persen, menjadi Rp 30.050 per kilogram.
Berikut adalah daftar lengkap harga pangan berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia pada Minggu, 20 September 2026:
- Beras kualitas bawah I: Rp 14.900 per kg (naik 0,68%)
- Beras kualitas bawah II: Rp 14.700 per kg (tetap)
- Beras kualitas medium I: Rp 16.650 per kg (naik 0,3%)
- Beras kualitas medium II: Rp 16.400 per kg (naik 0,31%)
- Beras kualitas super I: Rp 17.950 per kg (naik 0,56%)
- Beras kualitas super II: Rp 17.350 per kg (naik 0,29%)
- Gula pasir kualitas premium: Rp 20.400 per kg (naik 0,25%)
- Gula pasir lokal: Rp 19.200 per kg (naik 0,52%)
- Bawang merah ukuran sedang: Rp 37.250 per kg (turun 1,19%)
- Bawang putih ukuran sedang: Rp 39.400 per kg (naik 0,25%)
- Cabai merah besar: Rp 58.000 per kg (naik 6,23%)
- Cabai merah keriting: Rp 69.100 per kg (naik 9,42%)
- Cabai rawit hijau: Rp 67.600 per kg (naik 4,81%)
- Cabai rawit merah: Rp 96.100 per kg (naik 6,78%)
- Daging ayam ras segar: Rp 42.350 per kg (turun 0,24%)
- Daging sapi kualitas 1: Rp 153.050 per kg (naik 0,62%)
- Daging sapi kualitas 2: Rp 143.750 per kg (naik 0,67%)
- Minyak goreng curah: Rp 20.400 per kg (turun 0,24%)
- Minyak goreng kemasan bermerek 1: Rp 24.450 per kg (naik 0,41%)
- Minyak goreng kemasan bermerek 2: Rp 23.600 per kg (naik 0,43%)
- Telur ayam ras segar: Rp 30.050 per kg (naik 0,67%)
Dari 21 komoditas yang dipantau, sebagian besar mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga cabai yang signifikan menjadi perhatian utama karena bisa mempengaruhi daya beli masyarakat, terutama di sektor rumah tangga. Sementara itu, beberapa komoditas seperti bawang merah, daging ayam, dan minyak goreng curah justru mengalami penurunan harga, memberikan sedikit kelonggaran bagi konsumen.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait