Hari Ketiga, Api Gambut 6 Hektare di OKI Belum Padam

Ani R. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Hari Ketiga, Api Gambut 6 Hektare di OKI Belum Padam

Gambar atau konten salah?

Tim gabungan masih terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Sumber Hidup, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Hari ini adalah hari ketiga operasi pemadaman. Api membakar lahan gambut seluas sekitar 6 hektare.

Pemadaman dilakukan lewat dua jalur. Pertama, jalur darat dengan personel gabungan. Kedua, jalur udara menggunakan helikopter water bombing. Tujuannya mempercepat pendinginan di titik-titik api yang masih menyala dan mencegah kebakaran meluas.

"Karhutla di Pedamaran Timur, OKI, belum clear dan harus dituntaskan. Personel Manggala Agni masih full team tiga regu biar cepat tuntas pada hari ini," kata Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto, Sabtu (4 Juli 2026).

Hingga Jumat (3 Juli 2026) sore, asap mulai menipis. Tidak setebal saat awal kebakaran terjadi. Fokus pemadaman sekarang adalah titik api yang tersisa dan pembasahan menyeluruh lahan gambut. Ini penting agar api tidak muncul kembali.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman menambahkan, dua helikopter water bombing dikerahkan pada hari pertama dan kedua kebakaran. "Upaya pemadaman terus dilakukan hingga hari ketiga melalui jalur darat dan udara. Helikopter water bombing dikerahkan untuk membantu mempercepat proses pemadaman," ujarnya.

Total, dua helikopter itu melakukan 73 kali penyiraman. Mereka menumpahkan 292 ribu liter air. Meski begitu, wilayah tersebut masih berasap hingga akhir pemadaman.

"Dari luas 6 hektare yang terbakar, berhasil dipadamkan 4 hektare. Proses pemadaman dengan helikopter water bombing juga akan dilakukan jika masih terdapat potensi api meluas," tegas Sudirman.

Kebakaran lahan gambut memang sulit dipadamkan sepenuhnya. Api bisa bertahan di bawah permukaan tanah. Itu sebabnya tim terus membasahi lahan secara menyeluruh. Dua pertiga area yang terbakar sudah berhasil dijinakkan, tapi sisa dua hektare masih jadi perhatian utama.

kebakaran hutanpemadamangambutOKIhelikopter water bombingManggala Agnikarhutla

Komentar

Memuat komentar...