Hari Media Sosial Nasional: Manfaat dan Risiko Hoaks

Fitri A. · 2 min baca · 2 hari lalu · 4 dibaca
Bisik.id
Hari Media Sosial Nasional: Manfaat dan Risiko Hoaks

Gambar atau konten salah?

Hari Media Sosial Nasional diperingati setiap tanggal 10 Juni. Meskipun tidak termasuk hari libur nasional, perayaan ini menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia untuk mengenang peran media sosial dalam kehidupan sehari‑hari.

Sejarahnya dimulai pada tahun 2015 ketika Handi Irawan, seorang pengusaha Indonesia, mengusulkan tanggal 10 Juni 2015 sebagai hari pertama peringatan. Sejak saat itu, setiap tahun pada tanggal yang sama, orang-orang di seluruh negeri mengingatkan diri mereka tentang dampak media sosial.

Menurut catatan dari Universitas Brawijaya, tujuan utama Hari Media Sosial Nasional adalah untuk merayakan dan menghargai kontribusi media sosial dalam berbagai aspek kehidupan. Platform seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube menjadi contoh bagaimana orang dapat terhubung dengan teman dan keluarga yang jauh, berbagi momen berharga, mengekspresikan pendapat, dan membangun komunitas yang berbagi minat.

Perubahan terbesar yang dibawa media sosial adalah cara manusia berinteraksi. Sebelumnya, komunikasi lebih sering dilakukan secara langsung atau melalui telepon. Kini, siapa pun dapat berkomunikasi dengan orang di seluruh dunia dalam hitungan detik. Jaringan pertemanan menjadi lebih luas, dan kesempatan untuk mengenal budaya, tradisi, serta pandangan yang berbeda pun meningkat.

Di bidang informasi dan jurnalistik, media sosial memegang peranan penting. Saat kebiasaan masyarakat beralih dari membaca berita di media konvensional ke platform digital, media sosial menjadi sumber utama bagi banyak orang. Melalui platform ini, pengguna dapat memperoleh informasi terbaru tentang peristiwa nasional maupun internasional secara real‑time, sekaligus mengikuti isu yang sesuai minat mereka.

Namun, keuntungan ini juga membawa tantangan. Penyebaran berita palsu atau hoaks menjadi salah satu masalah terbesar. Informasi yang tidak diverifikasi dengan baik dapat dengan mudah menyebar dan memengaruhi opini publik. Oleh karena itu, penting bagi setiap pengguna untuk selalu bijak dalam memilah dan memverifikasi informasi sebelum membagikannya.

Selain memberikan penghargaan, Hari Media Sosial Nasional juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menggunakan media sosial secara lebih bijak. Baik dalam membuat konten maupun membagikan konten, kesadaran akan tanggung jawab menjadi kunci.

Artikel ini ditulis oleh Eme Arapenta Tarigan, Peserta Program Maganghub Kemnaker.

Dengan adanya peringatan ini, masyarakat diingatkan bahwa media sosial bukan sekadar alat hiburan, melainkan juga platform yang mempengaruhi komunikasi, informasi, dan budaya. Kesadaran akan manfaat dan risiko menjadi penting agar penggunaan media sosial dapat mendukung perkembangan sosial yang sehat.

Hari Media Sosial Nasionaltanggal 10 Junimedia sosialplatform digitalberita palsukomunikasibudayainformasi

Komentar

Memuat komentar...