IHSG Anjlok 1,88% ke 6.031, Sentuh Level Terendah
Gambar atau konten salah?
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok pada penutupan perdagangan Kamis, 08 Oktober 2026. Indeks saham utama Tanah Air ini anjlok signifikan hingga mendekati level 5.900-an.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup melemah 1,88% ke posisi 6.031,28. Padahal, pada pembukaan perdagangan pagi tadi, indeks sempat menguat dan menyentuh level 6.179,09. Namun, tekanan jual yang deras sepanjang hari membuat laju indeks berbalik arah dan jatuh ke zona merah.
Pelemahan ini bukan hal baru. Dalam sebulan terakhir, IHSG tercatat sudah melorot hingga 8,47%. Lebih parah lagi, secara tahun berjalan 2026, indeks saham sudah ambles 30,25%. Angka ini menunjukkan betapa beratnya tekanan di pasar modal sepanjang tahun ini.
Aktivitas perdagangan hari ini terbilang ramai. Volume transaksi tercatat sebanyak 63,19 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 12,79 triliun. Frekuensi perdagangan pun menyentuh angka 1.953.214 kali. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, mayoritas ditutup melemah. Sebanyak 497 saham berada di zona merah, sementara 171 saham menguat dan 119 saham lainnya stagnan.
Indeks LQ45 yang menjadi barometer saham-saham berkapitalisasi besar juga tak luput dari tekanan. Indeks ini melemah 1,99% ke level 593.638 pada penutupan perdagangan hari ini.
Kondisi pasar yang terus tertekan ini menjadi perhatian pelaku pasar. Pelemahan yang konsisten di berbagai lini menunjukkan sentimen negatif masih mendominasi perdagangan. Dengan posisi IHSG yang kian mendekati level psikologis 6.000, pelaku pasar tentu berharap ada katalis positif yang mampu mengangkat kembali kinerja pasar modal Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
