Stok Avtur Lombok Aman Hadapi Lonjakan MotoGP

Bambang W. · 2 min baca · 1 hari lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Stok Avtur Lombok Aman Hadapi Lonjakan MotoGP

Gambar atau konten salah?

PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar pesawat atau avtur di Bandara Internasional Lombok (BIL) dalam kondisi aman. Kepastian ini disampaikan menyusul meningkatnya konsumsi avtur menjelang ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP 2026 yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Ilham, selaku Avtur Fuel Terminal (AFT) Manager BIL Group, mengungkapkan bahwa konsumsi avtur harian melonjak hingga 48 persen. Biasanya kebutuhan harian hanya sekitar 80 kiloliter per hari, kini naik menjadi sekitar 120 kiloliter. Lonjakan ini didorong oleh pergerakan pesawat kargo dan penerbangan penumpang selama periode acara berlangsung.

"Periode MotoGP ini di tanggal 5 sampai dengan 15. Karena ada mulai dari incoming kargo sampai outgoing kargo itu pergerakan, sekitar antara 40-48% kenaikan (kebutuhan avtur)," ujar Ilham di Kantor AFT BIL, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis 08 Oktober 2026.

Dari sisi stok, Ilham mengatakan pihaknya sudah melakukan antisipasi untuk menghadapi peningkatan kebutuhan ini. Saat ini, persediaan avtur di Lombok disebut masih berada di kisaran 25 hingga 27 hari tanpa tambahan pasokan sama sekali.

"Stok kita itu di kisaran 25 sampai 27 hari, bertahan ini tanpa supply. Itu stok kita sekarang, dengan kondisi sales saat ini kalau di-combine dengan sales kita dengan stok kita. Jadi secara kesimpulan bahwa stok kita sangat aman karena di atas 20 hari," jelasnya.

Pertamina Patra Niaga juga memastikan sarana dan prasarana penyaluran avtur di Lombok masih memadai. Menurut Ilham, kapasitas yang tersedia saat ini cukup untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama MotoGP.

"Kalau tentunya kita punya sarpras juga sekarang sudah cukup, jadi kalaupun ada lonjakan kita masih sangat cukup untuk antisipasi lonjakan ini. Jadi masih dalam taraf kemampuan kita untuk antisipasi lonjakan," ujarnya.

Lonjakan penerbangan menjadi salah satu faktor utama. Aktivitas penerbangan kargo meningkat drastis. Salah satunya, ada layanan kargo Qatar Airways dengan rute Narita, Jepang menuju Lombok.

"Dari kargonya sendiri kurang lebih 5 pesawat wide body, dan untuk krunya sendiri kurang lebih 3 pesawat wide body," ujar Ilham.

Selain kargo, penambahan penerbangan domestik atau extra flight menuju Lombok juga ikut mendorong kenaikan kebutuhan avtur. Penerbangan tambahan ini dilakukan untuk mengakomodasi mobilitas penumpang selama MotoGP.

"Jadi peningkatan ini bukan cuma karena kargonya, tapi karena tambahan extra flight dari pesawat untuk kebutuhan penumpang itu sendiri," katanya.

Secara keseluruhan, kenaikan konsumsi avtur ini merupakan dampak langsung dari gelaran MotoGP yang menarik banyak penerbangan kargo internasional dan tambahan jadwal domestik. Pertamina memastikan stok aman karena berada di atas 20 hari, jauh di atas batas minimal yang biasanya dianggap cukup untuk mengantisipasi gangguan pasokan.

pasokan avturMotoGP 2026Bandara LombokPertamina Patra Niagalonjakan konsumsistok aman

Komentar

Memuat komentar...