Indika Energy Bungkam Soal Rumor Divestasi Kideco US$ 1 M
Gambar atau konten salah?
PT Indika Energy Tbk (INDY) akhirnya memberikan tanggapan mengenai kabar yang beredar tentang rencana pelepasan anak usahanya di sektor batu bara, PT Kideco Jaya Agung. Nilai transaksi dari divestasi ini disebut-sebut mencapai US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 17,97 triliun (menggunakan asumsi kurs Rp 17.979 per dolar AS).
Head of Corporate Communications Indika Energy, Ricky Fernando, memilih untuk tidak menanggapi kabar tersebut secara langsung. Menurutnya, informasi yang beredar saat ini masih berupa rumor atau spekulasi pasar. "Sehubungan dengan pemberitaan media baru-baru ini mengenai portofolio investasi Indika Energy, perusahaan tidak memberikan komentar atas rumor atau spekulasi pasar," ujar Ricky saat dikonfirmasi, Kamis, 16 Juli 2026.
Ricky menegaskan bahwa perusahaannya selalu mengutamakan prinsip tata kelola yang baik. Indika Energy juga mematuhi seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku, terutama yang berkaitan dengan keterbukaan informasi. "Setiap informasi atau perkembangan yang bersifat material akan disampaikan kepada publik secara transparan melalui saluran resmi perusahaan, sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku," jelasnya.
Di sisi lain, pergerakan saham INDY justru mencatatkan penguatan yang cukup signifikan. Berdasarkan data perdagangan RTI Business, saham emiten milik Arsjad Rasjid ini melonjak hingga 11,61% ke harga Rp 2.500 per saham pada penutupan perdagangan hari itu. Kenaikan ini terjadi di tengah spekulasi soal divestasi Kideco Jaya Agung.
Sebelumnya, muncul laporan bahwa Indika Energy tengah mempertimbangkan opsi untuk melepas Kideco Jaya Agung, yang disebut memiliki valuasi mencapai US$ 1 miliar. Perusahaan juga dikabarkan telah melakukan pendekatan kepada calon pembeli potensial untuk mengukur minat awal. Kendati demikian, Indika Energy belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kebenaran langkah tersebut.
Dalam situasi seperti ini, perusahaan biasanya hanya akan merespons jika ada informasi material yang telah melalui proses persetujuan internal dan sesuai regulasi bursa. Sikap diam terhadap rumor pasar bukanlah hal yang tidak biasa, terutama ketika belum ada keputusan pasti. Sementara itu, reaksi positif pasar terhadap saham INDY menunjukkan bahwa investor masih optimistis terhadap prospek bisnis Indika Energy, meskipun belum ada kejelasan soal divestasi anak usahanya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
DIM Resmi Anggota IFSWF, Terapkan Standar Investasi Global
Laba BTN Melonjak 40,8% di Semester I 2026
Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Pelabuhan Hijau Bintang 5
Prabowo Resmikan LNG Masela, Tegaskan Ekonomi untuk Rakyat
Kopdes Merah Putih Dapat Rp3 Miliar per Desa
KADIN: Dampak Ekonomi Piala Dunia 2026 Capai Rp5,03 Triliun
