Investasi Jawa Barat Capai Rp50 Triliun, Target Rp80 Triliun
Gambar atau konten salah?
Realisasi investasi Jawa Barat pada triwulan I 2026 telah mencapai Rp50 triliun dari target Rp80 triliun. Pemerintah menargetkan peningkatan capaian dengan memanfaatkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).
Menurut Dedi Taufik, Kepala Dinas Pelayanan Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat, angka sementara masih berpotensi naik seiring masuknya laporan pelaku usaha. “Target kita Rp80 triliun di triwulan I 2026, kemarin baru Rp50 triliun, semoga tercapai di Rp80 triliun,” ujarnya pada Kamis, 09 April 2026.
Dedi menjelaskan bahwa pemerintah telah memperpanjang masa pelaporan LKPM hingga 15 April 2026. Hasil laporan tersebut akan menjadi dasar penentuan capaian akhir investasi di provinsi.
“Tanggal 15 April kita eksekusi hasil LKPM, sekaligus melihat outlook investasi ke depan apakah situasi geopolitik saat ini mempengaruhi keberminatan investasi ke Jawa Barat atau tidak,” tambahnya. Ia menegaskan kepatuhan pelaku usaha dalam melaporkan LKPM sebagai faktor penting untuk memastikan data investasi tersaji secara utuh.
Untuk menggenjot capaian, DPMPTSP Jabar mendorong seluruh kawasan industri dan pemerintah kabupaten/kota agar aktif memastikan pelaporan berjalan optimal. “Kami meminta kawasan industri segera mengisi LKPM, kita dorong juga kabupaten/kota agar tidak berfokus pada PMA, tapi melihat potensi PMDN yang besar,” jelasnya.
Langkah ini bertujuan agar kontribusi investasi tidak hanya bertumpu pada penanaman modal asing, tetapi juga mengoptimalkan potensi dalam negeri. Dedi menambahkan bahwa LKPM juga memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha, terutama dalam pembinaan dan kemudahan perizinan.
Laporan LKPM menjadi dasar evaluasi dan penyusunan kebijakan investasi daerah. Para pelaku usaha juga mendapatkan dukungan kemudahan dalam proses perizinan berusaha, kata Dedi.
DPMPTSP Jabar membuka layanan pendampingan teknis bagi pelaku usaha yang mengalami kendala dalam pelaporan LKPM. Layanan ini disiapkan untuk memastikan seluruh pelaku usaha dapat memenuhi kewajibannya tepat waktu.
“Sekali lagi LKPM ini wajib bagi pelaku usaha,” pungkasnya.
Dengan memperpanjang deadline pelaporan dan menegaskan pentingnya kepatuhan, pemerintah berharap capaian investasi Jawa Barat dapat mencapai target Rp80 triliun pada triwulan pertama 2026. LKPM menjadi alat penting dalam memantau dan mendukung pertumbuhan investasi di provinsi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bandung Barat Rayakan 19 Tahun dengan Upacara Sederhana
Beras & Minyak: Penyaluran Hingga 6 Juni 2026, Untuk KPM
Lampu Merah Soekarno‑Hatta Kembali Menyala Lalu Lintas Lancar
Motor WNA Georgia Mendarat Tol Purbaleunyi, Teguran Saja
Pemadaman Listrik Bandung Menghambat Lalu Lintas, Polisi Atur
Kabar Salah: ODGJ Bandung Tidak Paling Banyak, Data Bogor
Berita Terbaru
Medan: Tokoh Dukung MBG, Harus Awasi Pelaksanaannya
Bandung Barat Rayakan 19 Tahun dengan Upacara Sederhana
Rumor Gempa Palu Tak Picu Gempa Bojonegoro, BMKG Klarifikasi
Perodua Turunkan Biaya Servis 10% Untuk Konsumen Di Malaysia
Spanyol vs Arab Saudi: Tiga Poin Kunci Piala Dunia 2026
Truk Besar Diarahkan Tol, Pasuruan Tersengat Kemacetan JLS
Hotel Borobudur Gelar Discover Betawi untuk HUT 499 Jakarta
Suporter Meksiko & Korea Bersahabat di Piala 2026
Lenovo Tech Day: AI Terpusat Manusia, ROI 2,86x di Jakarta
