Truk Besar Diarahkan Tol, Pasuruan Tersengat Kemacetan JLS

Lia N. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Truk Besar Diarahkan Tol, Pasuruan Tersengat Kemacetan JLS

Gambar atau konten salah?

Di kota Pasuruan, Jalur Lingkar Selatan (JLS) mulai mengalami kepadatan kendaraan sejak pengalihan arus lalu lintas akibat perbaikan Jembatan Buk Wedi. Pihak berwenang merencanakan agar truk‑truk besar diarahkan ke jalan tol.

“Rencananya truk‑truk besar akan diarahkan ke tol,” kata Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan pada Jumat, 19 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa rencana tersebut sudah digodok dalam rapat koordinasi (rakor) seluruh stakeholder. Rapat dihadiri Wali Kota Pasuruan, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Dishub Kota Pasuruan, Sat Lantas Polres Pasuruan Kota, Jasa Marga, dan pelaksana pengerjaan perbaikan Jembatan Buk Wedi.

Amrullah menjelaskan skenario: kendaraan truk besar dari arah Surabaya dialihkan ke Tol Rembang, sementara kendaraan dari Probolinggo dialihkan ke Tol Grati.

Pembangunan Jembatan Buk Wedi di jalur pantai utara (Pantura) Jalan Ir H Juanda dimulai sejak April 2026 dan diperkirakan selesai pada Oktober 2026. Jalur ditutup total, sehingga semua kendaraan, baik dari arah Surabaya ke Probolinggo maupun sebaliknya, diarahkan ke JLS Kota Pasuruan.

Selama tiga bulan masa pengalihan, banyak keluhan masyarakat karena sering terjadi penumpukan kendaraan di JLS, yang menyebabkan kemacetan. Kondisi tersebut dikeluhkan dan diprotes oleh warga.

Pengalihan truk ke tol bertujuan mengurangi beban lalu lintas di JLS, namun masih menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengendara lokal.

PasuruanJalur Lingkar SelatanJembatan Buk Weditruk besarTol RembangTol Gratikemacetan

Komentar

Memuat komentar...