Iran Perketat Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Melonjak

Teguh A. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Iran Perketat Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Melonjak

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Iran berencana memperketat aturan bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Rencana ini langsung mendorong harga minyak mentah dunia naik. Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat memang masih belum stabil. Perjanjian damai antara kedua negara terbilang rapuh, dan konflik bisa meletus kapan saja.

Harga minyak mentah Brent, yang menjadi patokan internasional, naik 3,8% dan ditutup di angka US$ 82,49 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dari Amerika Serikat juga ikut naik sekitar 2,8% dan berakhir di US$ 77,29 per barel. Kenaikan ini terjadi pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Sebelumnya, harga minyak sempat turun hingga 8% dalam sepekan. Penyebabnya adalah pernyataan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent. Ia mengatakan sudah ada kesepakatan untuk membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz. Menurut Bessent, kebebasan bergerak kapal bisa tercapai paling cepat pada hari Rabu. Namun, hingga saat ini kesepakatan tersebut belum diumumkan secara resmi.

Di sisi lain, Iran dan Oman dilaporkan tengah menyusun perjanjian sendiri. Perjanjian ini akan mengatur rute transit di Selat Hormuz. Rencananya, kapal yang masuk akan melewati perairan Iran. Sementara kapal yang keluar akan melalui perairan Oman.

Kantor berita pemerintah Iran, Fars, pada hari Kamis lalu menerbitkan draf awal rencana tersebut. Draf ini memuat persyaratan yang jauh lebih ketat untuk lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Saat ini, rencana itu masih ditinjau oleh komite parlemen Iran.

Isi draf tersebut cukup keras. Iran akan melarang kapal-kapal milik AS dan Israel melintasi selat tersebut. Negara-negara lain yang dianggap telah merugikan Iran juga tidak akan diizinkan lewat, kecuali mereka membayar kompensasi. Lebih jauh lagi, Iran akan mengenakan sanksi kepada para pelanggar. Dendanya setara dengan 20% dari nilai kargo yang diangkut kapal tersebut.

Selat Hormuz adalah jalur laut yang sangat penting. Sekitar seperlima dari total konsumsi minyak dunia melewati selat ini setiap hari. Ketegangan di sana langsung berdampak pada harga minyak global. Rencana Iran ini menunjukkan bahwa stabilitas di kawasan tersebut masih jauh dari kata pasti.

Selat Hormuzharga minyakIrankenaikanaturan baruketegangansanksi

Komentar

Memuat komentar...