Jadwal Puasa Sunnah Juni 2026 Menyambut Tahun Baru Islam
Gambar atau konten salah?
Bulan Juni 2026 menjadi waktu penting bagi umat Muslim. Pada bulan ini terjadi pergantian tahun hijriah, sehingga dua bulan mulia, Dzulhijjah 1447 H dan Muharram 1448 H, bertemu. Peristiwa ini menandai datangnya tahun baru Islam pada bulan Juni. Banyak amalan puasa sunnah yang dapat dilaksanakan untuk menambah ketakwaan.
Berbagai puasa sunnah dapat dipilih, mulai dari puasa Senin‑Kamis, Ayyamul Bidh, hingga puasa khusus di bulan Muharram seperti Tasua dan Asyura. Rencana ini disusun agar umat dapat menunaikan amalan secara teratur sepanjang sebulan.
Jadwal Puasa Sunnah Juni 2026
- Puasa Ayyamul Bidh (Dzulhijjah 1447 H): Senin‑Rabu, 01, 02, dan 03 Juni 2026
- Puasa Senin‑Kamis: 01, 04, 08, 11, 15, 18, 22, 25, dan 29 Juni 2026
- Puasa Asyhurul Hurum (Dzulhijjah & Muharram): Sepanjang 01–30 Juni 2026
- Puasa Tasua (09 Muharram 1448 H): Rabu, 24 Juni 2026
- Puasa Asyura (10 Muharram 1448 H): Kamis, 25 Juni 2026
- Puasa Ayyamul Bidh (13, 14, 15 Muharram 1448 H): Minggu‑Selasa, 28, 29, dan 30 Juni 2026
Keutamaan setiap puasa didasarkan pada hadits dan ayat Al‑Quran. Setiap amalan memiliki dalil yang kuat dan manfaat yang tinggi. Berikut penjelasan singkat tentang masing‑masing.
Puasa Ayyamul Bidh
Ayyamul Bidh berarti hari‑hari cerah saat malamnya disinari bulan purnama. Dalam hadits riwayat Ibnu Abbas, ibadah puasa Ayyamul Bidh dikategorikan sebagai sunnah muakkad, yaitu amalan yang amat sangat dianjurkan untuk dikerjakan. “Rasulullah SAW sering kali berpuasa pada hari‑hari yang malamnya disinari bulan purnama (Ayyamul Bidh), baik saat beliau sedang berada di rumah maupun ketika tengah dalam perjalanan.” (HR an‑Nasa'i dengan sanad hasan). Keutamaannya digambarkan seperti berpuasa sepanjang tahun jika rutin dikerjakan tiga hari setiap bulan, sebagaimana sabda Nabi SAW dalam HR Ibnu Majah dan at‑Tirmidzi yang selaras dengan penafsiran Surat al‑An'am ayat 160. Penjelasan agung mengenai fadhilah ini juga termaktub secara jelas dalam kitab I'anatut Thalibin.
Puasa Asyhurul Hurum (Bulan Mulia)
Dzulhijjah dan Muharram termasuk dalam kategori asyhurul hurum. Berdasarkan hadits riwayat Imam Muslim, disebutkan bahwa siapa saja yang berpuasa satu hari pada bulan‑bulan mulia akan dianugerahi pahala setara puasa 30 hari. “Barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan‑bulan yang dimuliakan (Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari.” (H.R. Imam Muslim).
Puasa Senin dan Kamis
Menurut penjelasan Ustadz Muhammad Abror, puasa Senin‑Kamis memiliki beberapa fadhilah utama. Pertama, amalan rutin Rasulullah. “Nabi Muhammad SAW selalu menjaga puasa Senin dan Kamis.” (HR Tirmidzi dan Ahmad). Kedua, waktu penyetoran amal dan pintu surga dibuka. “Sesungguhnya pintu‑pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Semua dosa hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu akan diampuni, kecuali bagi orang yang antara dia dan saudaranya terdapat kebencian dan perpecahan.” (HR Muslim, No. 4652). Ketiga, hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Hari Senin merupakan hari kelahiran sekaligus turunnya wahyu pertama kepada Rasulullah SAW.
Puasa Senin‑Kamis sering dipilih karena kemudahan pelaksanaan dan keutamaan yang dijanjikan. Banyak umat yang menunaikan puasa ini setiap minggu, baik di rumah maupun di tempat kerja, dengan niat meningkatkan ketakwaan dan amal baik.
Puasa Tasua dan Asyura
Dikutip dari buku “Kitab Terlengkap Bersuci, Shalat, Puasa, Shalawat, Surat‑Surat Pendek, Hadits Qudsi dan Hadits Arba'in Pilihan, serta Dzikir & Doa” oleh Ustadz Rusdianto SPdI, puasa Asyura ditunaikan tiap 10 Muharram sedangkan Tasua pada 9 Muharram. Awalnya Rasulullah hanya memerintahkan puasa Asyura. Namun untuk membedakan diri dari kebiasaan kaum Yahudi, beliau berniat menyandingkannya dengan puasa Tasua, meski beliau wafat sebelum bulan Muharram berikutnya tiba. Keutamaan utama puasa Asyura ditegaskan dalam hadits riwayat Muslim, yakni dapat menghapus dosa‑dosa kecil setahun yang lalu. Sementara itu, untuk puasa Muharram secara umum, Hari Ahadi dalam buku “Catatan Fikih Puasa Sunnah” menerangkan bahwa puasa di bulan Allah (bulan Muharram) merupakan puasa yang paling utama setelah Ramadhan. Sebagaimana diriwiyatkan dalam hadis berikut, suatu ketika Rasulullah SAW ditanya tentang puasa terbaik setelah Ramadhan. Rasulullah menjawab, “Puasa di bulan Allah, al‑Muharram.” (HR Muslim no. 1163).
Kumpulan Bacaan Niat Puasa Sunnah
- Puasa Ayyamul Bidh: نَوَيْتُ صَوْمَ يوم الْبِيْضُ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى – “Saya niat berpuasa sunnah Yaumul Bidh karena Allah Ta'ala.”
- Puasa Senin: نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الإِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى – “Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah Ta'ala.”
- Puasa Kamis: نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الخَمِيسُ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى – “Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah Ta'ala.”
- Puasa Tasua: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى – “Saya berniat puasa sunnah Tasua esok hari karena Allah Ta'ala.”
- Puasa Asyura: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى – “Saya berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah Ta'ala.”
- Puasa Mutlak Muharram: نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى – “Saya niat puasa Muharram karena Allah Ta'âlâ.”
Dengan mengikuti jadwal dan niat yang telah disusun, umat dapat menunaikan puasa sunnah secara konsisten. Setiap amalan membawa pahala yang tinggi dan meningkatkan ketakwaan. Selamat beribadah dan semoga semua amalan diterima oleh Allah SWT.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mi Instan: Beban Sodium dan Risiko Metabolik pada Konsumen
PKB Tetapkan 22 Ketua DPC di Sumatera Utara 2026‑2031
Tradisi Menerbeb Sumatra Utara: Upacara Penghormatan Anak
Tanda Serangan Rayap pada Pintu Kayu dan Cara Mengatasinya
WhatsApp Perkenalkan Fitur Tautkan Perangkat Ganda
BPJS Kesehatan Buka Pendaftaran PATT 2026, 10-23 Juni
Berita Terbaru
Mi Instan: Beban Sodium dan Risiko Metabolik pada Konsumen
Bupati Empat Lawang Tegaskan Anti KKN, Panggil Warga Awasi
Temuan Kepingan Emas di Candi Losari, Fokus Eksplorasi Baru
Piala Dunia 2026 Meksiko: Brazil Siap Hadapi Grup C
Semifinal AFF U-19 2026: Indonesia vs Australia 0-0
XLSmart: Jembatan Integrasi Tujuh Pilar Digital Indonesia
Inna Sri Sugiati Buka Usaha Asinan Fermentasi, BRI Mendukung
Pertamax Naik Rp 16.250: Menteri Jelaskan Penyesuaian Pasar