Jaket Kulit Jensen Huang Laku Rp 17 M

Putri N. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Jaket Kulit Jensen Huang Laku Rp 17 M

Gambar atau konten salah?

Sebuah jaket kulit milik Jensen Huang, CEO Nvidia, terjual dengan harga fantastis dalam sebuah lelang. Jaket yang sudah menjadi ciri khas penampilannya selama hampir dua dekade ini laku seharga lebih dari Rp 17 miliar.

Lelang yang digelar Sotheby's mencatatkan angka penjualan sebesar US$ 960.000 atau sekitar Rp 17,22 miliar. Angka ini didapat setelah terjadi 65 kali penawaran. Jumlah tersebut jauh melampaui perkiraan awal yang hanya berkisar antara US$ 40.000 hingga US$ 60.000.

Bahkan jika dibandingkan dengan harga eceran produk tersebut yang berada di bawah US$ 10.000, nilai lelang ini terbilang sangat tinggi. Harga selangit untuk sebuah pakaian ini menandakan bahwa para kolektor sangat antusias untuk memiliki artefak dari era booming kecerdasan buatan.

"Respons terhadap penjualan ini bahkan melampaui ekspektasi tertinggi kami," ujar Brahm Wachter, kepala koleksi modern Sotheby's, pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Menurut data Sotheby's, setidaknya ada 45 kolektor berbeda yang ikut mengajukan penawaran untuk jaket tersebut. Hasil penjualan dari lelang ini rencananya akan disalurkan untuk kegiatan filantropi yang mendukung Edge Institute. Selain itu, dana tersebut juga akan digunakan untuk beasiswa, hibah, dan program residensi.

Dalam sebuah wawancara pada tahun 2023, Huang mengaku bahwa penampilannya dengan jaket kulit ini terinspirasi dari istri dan putrinya. Jauh sebelumnya, pada tahun 2016, ia juga pernah menyebut dirinya sebagai pria berjaket kulit dalam sesi wawancara dengan Reddit.

Jaket kulit ini bukan sekadar pakaian biasa. Bagi para kolektor, benda ini menjadi simbol dari era keemasan teknologi kecerdasan buatan yang dipimpin oleh Nvidia di bawah kepemimpinan Jensen Huang. Nilai jualnya yang melambung tinggi menunjukkan betapa berharganya barang-barang yang terkait dengan tokoh-tokoh kunci di industri teknologi saat ini.

jaket kulit Jensen Huanglelang Sotheby'sRp 17 miliarkolektor AINvidiafilantropisimbol era AI

Komentar

Memuat komentar...