Kamiya Takut Resident Evil Baru, Minta Mode Santai

Vera T. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 49 dibaca
Bisik.id
Kamiya Takut Resident Evil Baru, Minta Mode Santai

Gambar atau konten salah?

Hideki Kamiya, seorang pengembang game senior yang pernah terlibat dalam pembuatan Resident Evil 2, menyatakan rasa takutnya saat mencoba memainkan Resident Evil Requiem.

Kamiya, yang kini bekerja di studionya sendiri bernama Clovers, menyampaikan usulan kepada Capcom. Ia menyarankan agar beberapa judul game horor ikonik mereka, termasuk Resident Evil, memiliki opsi mode permainan yang menghilangkan elemen menakutkan.

Hal ini terungkap saat Kamiya sedang memainkan Resident Evil Requiem bersama timnya. Salah satu anggota tim menanggapi usulan tersebut. Menurut anggota tim itu, jika unsur horor dihilangkan, maka esensi dari bermain Resident Evil akan hilang.

Kamiya menanggapi dengan santai. Ia mengatakan, "Saya hanya ingin menikmati teka-teki... teka-teki dan pertarungannya. Saya tidak butuh hal-hal yang menakutkan."

Pengalaman ini memberikan gambaran singkat tentang suasana di studio Clovers. Terlihat bahwa sosok yang turut membesarkan Resident Evil 2 ini ternyata merasa takut dengan game horor buatannya sendiri.

Bukan kali pertama Kamiya mengungkapkan keengganannya terhadap genre horor. Sebelumnya, ia juga pernah meminta tim pengembang Resident Evil Requiem untuk menambahkan mode yang tidak menakutkan.

Ia menginginkan perubahan drastis dalam game tersebut. Misalnya, zombie dibuat menjadi lucu, percikan darah diganti menjadi kelopak bunga sakura, dan musik latar dibuat ceria. Tujuannya agar pemain bisa menikmati aspek teka-teki dan pertarungan dalam suasana yang menyenangkan.

"Saya ingin memainkannya, tetapi game itu sangat menakutkan sehingga saya tidak bisa tidur sendirian di malam hari lagi. Jadi saya tidak bisa memaksakan diri untuk memainkannya. Bayangkan bagaimana perasaan orang-orang seperti itu," jelas Kamiya.

Sebagai informasi tambahan, Resident Evil Requiem diluncurkan pada (27 Februari 2026). Game ini tersedia untuk berbagai platform, termasuk PS5, Xbox Series X/S, Nintendo Switch 2, dan PC.

Capcom mengumumkan bahwa Resident Evil Requiem telah terjual lebih dari lima juta kopi dalam waktu kurang dari seminggu setelah rilis. Penjualan fisik game ini juga laris manis, pencapaian yang terakhir kali diraih oleh Clair Obscur: Expedition 33 dalam beberapa tahun belakangan.

Permainan ini menampilkan elemen horor yang intens, mendorong pengembang seperti Kamiya untuk mempertimbangkan opsi gameplay yang lebih ringan bagi mereka yang sensitif terhadap ketakutan.

Hideki KamiyaResident Evil RequiemCapcomMode Tanpa HororSurvival HororTeka-tekiClovers

Komentar

Memuat komentar...