Kia Turunkan Harga Rp20 Juta, Sonet & Carens Lebih Murah
Gambar atau konten salah?
Kia melakukan penyesuaian harga untuk pasar Indonesia, menurunkan banderolannya sekitar Rp 20 juta pada beberapa model. Penyesuaian ini bertujuan membuat mobil lebih relevan dan terjangkau bagi konsumen di segmen SUV dan MPV keluarga.
Model pertama yang terdampak adalah Sonet, SUV kompak terbaru. Setelah penurunan, varian Trendy dibanderol Rp 263 juta, Motion Rp 288 juta, dan Signature Rp 313 juta. Sebelumnya, varian termurah dipasarkan seharga Rp 289 juta dan varian tengah Rp 314 juta.
Selanjutnya, Carens all‑new juga mengalami pemangkasan. Banderolannya kini Rp 299 juta untuk Trendy, Rp 339 juta untuk Motion, dan Rp 379 juta untuk Signature. Sebelumnya, harga mulai Rp 319 juta hingga Rp 399 juta. Penurunan sekitar Rp 20 juta menandai strategi baru Kia di pasar Indonesia.
Menurut Harry Yanto, VP Operations Kia Sales Indonesia, “Setiap model dikembangkan dengan peran yang spesifik. Tujuannya agar konsumen bisa menemukan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, baik dari sisi fungsi, ukuran, maupun pengalaman berkendara yang diharapkan.”
Untuk konsumen yang sudah membeli Carens atau Sonet sebelum penyesuaian, Kia menawarkan pengembalian selisih harga sesuai dengan perbedaan MSRP. Selain itu, pelanggan memperoleh 4 Years Free Service yang mencakup biaya jasa dan suku cadang untuk perawatan berkala, serta 7 Years Warranty hingga 200.000 km.
Di sisi pengembangan, Kia menyiapkan model berbasis produksi lokal sebagai bagian dari rencana jangka menengah. Salah satu fokusnya adalah MPV elektrifikasi yang akan diproduksi di Indonesia. Rencana ini termasuk peluncuran berbagai segmen kendaraan sepanjang tahun 2026.
Rencana 2026 meliputi Carens all‑new sebagai MPV 6 dan 7‑seater, Next Gen Seltos sebagai compact B‑SUV, Carens M/T untuk mobilitas luar perkotaan, serta PV5 BEV sebagai langkah menuju elektrifikasi. Line‑up ini melengkapi model yang sudah ada seperti Sonet di segmen small A‑SUV, Carnival sebagai premium MPV, EV9 sebagai luxury electric SUV, dan rencana MPV EV yang akan diproduksi secara lokal.
Dengan penurunan harga dan penawaran layanan tambahan, Kia menegaskan komitmennya untuk menyediakan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi pasar otomotif yang semakin kompetitif dan berfokus pada teknologi listrik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Menteri Widiyanti Tambah G63 Mercedes 8,8 Miliar di Garasi
Yamaha 135LC di Malaysia: 20 Tahun, Edisi Terbatas 5.000 Unit
BYD M6 DM: MPV Plug‑In Hybrid Baru, Harga Mulai Rp 298 Juta
Suzuki Luncurkan Wagon R Bioflex di India, Fokus Armada
Pertamax Naik Rp16.250, Pertalite Harga Asli Rp18.040
Garasi Menteri Terganjil: Jumlah Mobil Turun, Nilai Naik
Berita Terbaru
Pedagang Daging Sapi Magelang Mogok 3 Hari, Harga Tinggi
11 Kepala Desa Jombang Terpesona IKN, Tanpa Anggaran Negara
Argentina Kalahkan Aljazair 3-0, Messi Serap Hat‑trick
Inggris Kalahkan Kroasia 4-2 di AT&T Stadium Piala Dunia 2026
Portugal Imbang 1-1 dengan DR Congo, Kritik Ronaldo
SPMB DKI 2026: Jadwal Pendaftaran Online Mulai Juni Buka
Harga BBM Non‑Subsidi Turun, Pemerintah Pastikan Penyesuaian
Portugal Kalah, Kongo Pantang Tahan di NRG Stadium
Film Horror 'Cek Khodam' Hadir di Tanah Air 16 Juli 2026
