Krom Bank Catat Pertumbuhan Digital, Laba 15% YoY Tahun 2025

Bayu K. · 2 min baca · 21 hari lalu · 68 dibaca
Bisik.id
Krom Bank Catat Pertumbuhan Digital, Laba 15% YoY Tahun 2025

Gambar atau konten salah?

Di tengah perubahan cepat dunia, industri perbankan di Indonesia harus lebih adaptif, hati-hati, dan inovatif. Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk, Anton Hermawan, menegaskan hal tersebut dalam siaran pers yang dirilis pada 22 Mei 2026. Menurutnya, perkembangan ekonomi digital dan kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan yang praktis, aman, dan terintegrasi membuka peluang pertumbuhan besar bagi perbankan digital.

“Juga membuka peluang pertumbuhan yang besar bagi industri perbankan digital,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dan tingginya permintaan akan layanan keuangan modern menjadi pendorong utama bagi bank untuk terus berinovasi.

Di tahun 2025, Krom Bank mencatat kinerja yang kuat di berbagai indikator utama. Pendapatan bunga bersih yang diaudit mencapai Rp1,85 triliun, meningkat 92 % YoY dibandingkan Rp965 miliar pada 2024. Total aset naik 84 % YoY menjadi Rp12,21 triliun, sementara total kredit tumbuh 103 % YoY menjadi Rp8,63 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) melonjak 166 % YoY menjadi Rp8,39 triliun, didorong oleh simpanan tabungan dan deposito. Laba bersih mencapai Rp143 miliar, naik 15 % YoY, menandakan kemampuan bank dalam menjaga pertumbuhan yang sehat.

Hingga kuartal pertama 2026, pertumbuhan aset mencapai Rp14,77 triliun, tumbuh 78 % YoY. Dana pihak ketiga meningkat Rp10,86 triliun, naik 138 % YoY. Penyaluran kredit tumbuh Rp9,88 triliun, naik 98 % YoY. Rasio kecukupan modal (CAR) tetap stabil pada 39,78 %, dan laba sebelum pajak melonjak menjadi Rp89,95 miliar, tumbuh 99 % YoY. Bank juga memperkuat infrastruktur TI dan tata kelola perusahaan untuk mendukung ekspansi bisnis berkelanjutan serta meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.

Selama Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), para pemegang saham menyetujui alokasi seluruh laba bersih tahun buku 2025, sebesar Rp143 miliar, ke saldo laba ditahan. Anton menegaskan, “Keputusan untuk mengalokasikan seluruh laba bersih Tahun Buku 2025 ke dalam saldo laba ditahan merupakan langkah strategis Perseroan untuk dapat menjaga fundamental keuangan yang sehat serta memperkuat kapasitas pendanaan internal. Dengan struktur permodalan yang semakin solid, kami optimistis Krom Bank dapat terus menjalankan agenda ekspansi bisnis secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan serta nasabah kami,”

Strategi bank menitikberatkan pada pengembangan layanan perbankan digital, pengelolaan risiko yang prudent, dan peningkatan kualitas layanan. Krom Bank berkomitmen untuk tetap responsif terhadap dinamika ekonomi global, tantangan geopolitik, volatilitas pasar, dan perubahan perilaku konsumen di era digital. Dengan fondasi modal yang kuat dan fokus pada inovasi, bank berupaya menjaga posisi kompetitif di pasar keuangan Indonesia.

Secara keseluruhan, Krom Bank menunjukkan pertumbuhan yang solid di tengah tantangan ekonomi. Fokus pada digitalisasi, manajemen risiko, dan alokasi laba ke retained earnings menegaskan komitmen bank untuk mendukung ekspansi bisnis berkelanjutan dan menciptakan nilai bagi pemangku kepentingan serta nasabah.

Krom BankPerbankan DigitalPertumbuhan KinerjaManajemen RisikoLaba DitahanEkspansi BisnisInovasi TI

Komentar

Memuat komentar...