Makanan Indonesia: Kembaran di Luar Negeri, Perbandingan Kuliner
Gambar atau konten salah?
Bubur Ayam di Indonesia sering menjadi sarapan favorit. Ada varian khas Cirebon dengan kuah kuning, dan varian Bandung yang teksturnya kental tanpa bumbu cair. Makanan ini memiliki kesamaan dengan risotto Italia. Risotto biasanya dimakan sebagai hidangan utama di waktu siang atau malam. Pada risotto, butiran nasi masih terlihat lebih jelas, dan teksturnya lebih kental serta creamy.
Asinan adalah olahan fermentasi buah dan sayur yang dibumbui cuka serta asam jawa. Di Korea, makanan serupa disebut kimchi. Kimchi biasanya dibuat dari sayuran seperti sawi putih dan lobak, difermentasi bersama garam dan bubuk cabai. Proses fermentasi berlangsung berbulan-bulan dalam stoples, menghasilkan rasa asam yang kuat.
Di Indonesia, bakwan adalah gorengan yang paling populer. Biasanya bakwan sayur dibuat dengan irisan kubis, tauge, dan wortel, lalu dibalut adonan tepung dan digoreng. Di Jepang, kudapan serupa bernama kakiage menggunakan irisan sayur seperti buncis, wortel, dan bawang bombai, serta adonan tepung beras. Kakiage memiliki tekstur lebih renyah dibanding bakwan.
Serabi dan pancake memiliki bentuk bundar dan terbuat dari tepung. Serabi khas Bandung biasanya menggunakan campuran tepung beras, kemudian diberi topping manis seperti cokelat dan vla, atau gurih seperti oncom dan telur. Pancake biasanya hanya menggunakan tepung terigu, berbentuk lembaran pipih, dan dapat ditambahkan topping seperti sirup maple dan irisan buah. Pancake sudah ada sejak zaman Romawi sebagai makanan khas Eropa Timur.
Di kalangan masakan Indonesia, bihun goreng sering disamakan dengan japchae Korea. Bihun goreng biasanya dibuat dari bihun beras atau bihun jagung, dimasak dengan kecap, dan dilengkapi sayuran sawi, wortel, serta topping bakso sapi, bakso ikan, udang, atau suwiran ayam. Japchae, sebaliknya, menggunakan dangmyeon yang terbuat dari tepung ubi jalar. Teksturnya sedikit lebih tebal dan kenyal, biasanya ditumis dengan sayuran dan minyak wijen untuk aroma wangi.
Leker adalah jajanan kaki lima yang disukai karena teksturnya tipis, renyah, dan dapat diberi isian manis atau gurih. Leker berbentuk setengah lingkaran, dibuat dari adonan tepung, telur, susu, dan gula. Sebaliknya, crepes asal Prancis memiliki tekstur lembut, bentuk segitiga jika dilipat lebih dari satu kali, dan sering ditambahkan topping buah serta saus.
Jipang adalah camilan manis khas Indonesia yang bisa berupa brondong beras ketan atau dibuat dari kacang tanah dan gula merah, tergantung varian. Jipang populer di daerah Jeneponto, suku Baduy, Kebumen, dan Lahat. Versi jipang berondong beras mirip dengan gangjeong Korea, yaitu beras ketan dengan berbagai bentuk dan ukuran, biasanya disajikan saat acara pernikahan, upacara ritual, atau festival tahun baru Seollal.
Lemper sering dibandingkan dengan sushi Jepang. Keduanya berbahan dasar nasi dan diberi isian. Lemper menggunakan nasi ketan sebagai bahan utama dengan isian suwiran atau abon ayam. Sushi menggunakan nasi biasa yang dibumbui cuka, kemudian diberi isian seafood atau sayuran. Teknik penyajian dan cita rasa berbeda, namun keduanya menampilkan konsep nasi berisi.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa banyak makanan tradisional Indonesia memiliki “kembaran” di luar negeri. Bentuk, bahan, atau cara memasak mungkin berbeda, namun esensi dan fungsi makanan tetap serupa. Hal ini mencerminkan bagaimana budaya kuliner dapat saling mempengaruhi dan beradaptasi di berbagai belahan dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Warung Nasi Goreng Salatiga Viral karena Timun Utuh
Jagakarsa: 7 Tempat Kuliner Tradisional yang Harus Dicoba
Gading Serpong: Pusat Kafe Favorit Warga BSD dan Tangerang
Jennifer Coppen nikah Justin Hubner di Bali, tradisi Jawa
Rahasia Tempura Jepang: Adonan Ringan dan Minyak Tepat
Tujuh Tempat Makan Legendaris di Cilandak Menjelajah Rasa
Berita Terbaru
Cuaca Bali 14 Juni 2026: Berawan, Hangat, Kelembaban Tinggi
Seri 1-1 Qatar-Swiss di Levi's Stadium, Piala Dunia 2026
Zodiak Pisces 14 Juni 2026: Emosi, Intuisi, dan Keseimbangan Hari Ini
Numerologi 14 Juni 2026: Energi Angka 3 dan Cara Memanfaatkannya
Feng Shui 14 Juni 2026: Dominasi Elemen Kayu dan Tips Keberuntungan
Primbon Jawa 14 Juni 2026: Pasaran Pon, Neptu 16, Keberuntungan
Zodiak Capricorn: Prediksi Hari 14 Juni 2026 - Tips Sehari
Zodiak Aquarius 14 Juni 2026: Panduan Harian Energi Mars
Tarot Harian 14 Juni 2026: The Fool, Ace of Cups, The Hanged Man
Zodiak Libra 14 Juni 2026: Keseimbangan & Keputusan
