Menkeu: Layer Cukai Rokok Baru Tunggu Pembahasan DPR
Gambar atau konten salah?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa punya rencana untuk menambah lapisan tarif baru pada Cukai Hasil Tembakau (CHT). Tujuannya jelas: menekan peredaran rokok ilegal yang masih marak. Tapi hingga kini, kebijakan itu belum juga dijalankan.
Purbaya mengakui, pemerintah dan DPR saat ini masih sibuk membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Rancangan aturan soal penambahan layer cukai sebenarnya sudah disiapkan oleh Kementerian Keuangan. Namun, masih perlu dibicarakan lebih lanjut dengan DPR. Rencananya, kebijakan ini akan diterapkan tahun ini juga.
"Kita sibuk sama APBN kemarin, masih sibuk itu diskusi APBN. Sekarang udah selesai mungkin begitu mereka nggak itu kita akan menghadap mereka," kata Purbaya saat ditemui di Aula Gedung B KPU Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Soal berapa besar tarif yang akan dikenakan untuk layer baru ini, Purbaya belum bisa memastikan. Semuanya masih dalam proses diskusi dengan DPR. "Tarifnya belum bisa diumumin karena masih diskusi sama DPR dulu," ujarnya.
Sebelumnya, Purbaya menargetkan kebijakan ini sudah bisa berjalan pada Juni tahun ini. Ia berharap, dengan adanya layer tambahan, produk-produk rokok yang selama ini beredar secara ilegal bisa ditarik masuk ke dalam sistem cukai resmi. Pemerintah juga berjanji akan bertindak tegas terhadap pelaku yang mencoba mengakali aturan.
"Karena kalau nggak, saya itu barang-barang juga masih banyak di sana. Jadi, kalau itu keluar, nanti mereka bisa masuk ke layer tersebut dan kalau ada yang main-main, saya tutup betulan. Serius itu ancamannya," tegas Purbaya pada Senin, 4 Mei 2026.
Penambahan layer cukai ini sebenarnya bukan ide baru. Pemerintah sudah lama mencari cara untuk menekan rokok ilegal yang merugikan negara. Dengan layer baru, diharapkan celah bagi rokok ilegal untuk beredar semakin sempit. Tapi, semua masih tergantung pada kesepakatan dengan DPR. Jika diskusi berjalan lancar, kebijakan ini bisa segera diterapkan. Jika tidak, target Juni pun bisa meleset.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Danantara Siapkan DP 0 Persen untuk Motor Listrik
Prabowo Kritik Harga CPO RI, Rugi Rp12 Ribu per Kg
Presiden Prabowo Siapkan Insentif Besar untuk Produksi 1 Juta Motor Listrik
Uji Coba Tabung Gas CNG 3 Kg Mulai Pekan Depan
Panel Surya 4 kWp Dipasang di Pasar Kepandean
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk Pascagempa Flores
Berita Terbaru
Danantara Siapkan DP 0 Persen untuk Motor Listrik
Prabowo Kritik Harga CPO RI, Rugi Rp12 Ribu per Kg
Presiden Prabowo Siapkan Insentif Besar untuk Produksi 1 Juta Motor Listrik
Uji Coba Tabung Gas CNG 3 Kg Mulai Pekan Depan
Panel Surya 4 kWp Dipasang di Pasar Kepandean
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk Pascagempa Flores
32 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Pasca Gempa
Pertamina Pastikan Distribusi Energi Aman Pasca Gempa Simalungun
Elnusa Petrofin Percepat Distribusi BBM Pascagempa NTT
BNPB Targetkan Pemulihan Vital NTT 7 Hari Pascagempa