Panel Surya 4 kWp Dipasang di Pasar Kepandean

Putri N. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Panel Surya 4 kWp Dipasang di Pasar Kepandean

Gambar atau konten salah?

Pasar Kepandean di Kota Serang, Banten, kini punya cara baru untuk mendukung para pedagangnya. Atap-atap pasar mulai dipasangi panel surya. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 4 kilowatt peak (kWp) dipasang di sana. Tujuannya, menciptakan pasar yang lebih nyaman dan ramah lingkungan.

Ini bukan proyek biasa. Pemasangan panel surya ini adalah bagian dari Program Pasar Energi Berdikari (PEB). Program ini punya misi besar: memberdayakan pasar tradisional lewat energi terbarukan. Bukan cuma soal listrik bersih, tapi juga soal memperkuat kapasitas dan ekonomi para pelaku UMKM.

Program ini lahir dari kerja sama beberapa pihak. Ada Pertamina, Pertamina Foundation, Universitas Pertamina, Pemerintah Kota Serang, dan sejumlah mitra lainnya. Mereka ingin energi terbarukan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Pasar Energi Berdikari merupakan inovasi Pertamina. Dalam pelaksanaannya PLTS ini berkapasitas 4 kWp yang mampu memberikan manfaat dalam penghematan listrik bagi pedagang di Pasar Kepandean. Kami ingin energi bersih hadir lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari," kata Agus Mashud S. Asngari, President Director Pertamina Foundation, dalam keterangan resminya, Rabu (12 Agustus 2026).

Agus menjelaskan, program PEB punya tiga target utama. Pertama, pemasangan infrastruktur energi bersih. Kedua, edukasi tentang energi bersih. Ketiga, pemanfaatan energi bersih untuk menggerakkan ekonomi pasar. Dengan begitu, PLTS bukan sekadar tiang dan kabel. Ia jadi alat belajar sekaligus mesin ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Bertepatan dengan Hari UMKM Nasional, Pertamina Foundation bersama Pemerintah Kota Serang menggelar pelatihan. Pelatihan ini khusus untuk para pedagang kuliner di Pasar Kepandean. Mereka diajari cara mengoperasikan PLTS dengan aman dan benar.

"Pelatihan tersebut memberikan pemahaman mengenai pengoperasian dan pemanfaatan PLTS secara aman dan tepat. Para pedagang diharapkan dapat menggunakan energi PLTS dengan baik dalam mendukung aktivitas usaha sehari-hari," terang Agus.

Urusan penguatan UMKM tidak berhenti di situ. Ada juga kolaborasi dengan Tugu Insurance. Mereka memberikan pelatihan literasi keuangan. Materinya dirancang untuk membantu pedagang mengelola uang usaha mereka lebih baik. Harapannya, usaha mereka bisa tumbuh dan bertahan lama.

Untuk memastikan PLTS berfungsi optimal dalam jangka panjang, Pertamina Foundation melibatkan Sobat Bumi (Sobi) Pertamina. Mereka adalah mahasiswa dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Tugas mereka memantau dan mengevaluasi penggunaan serta operasional PLTS di Pasar Kepandean.

Keterlibatan mahasiswa ini penting. Mereka jadi garda depan untuk menjaga keberlangsungan energi bersih di pasar. Lewat pemantauan rutin, kondisi PLTS bisa diketahui. Kalau ada masalah, bisa segera ditangani. Perangkat pun terjaga dan bisa dipakai sebagaimana mestinya.

Lebih dari itu, keterlibatan mahasiswa memberi ruang bagi generasi muda. Mereka bisa berkontribusi langsung dalam penerapan energi terbarukan. Mereka juga belajar memberdayakan masyarakat. Ini memperluas makna kolaborasi PEB. Bukan hanya urusan korporasi dan pemerintah, tapi juga kampus dan anak muda.

Jadi, rangkaian program ini panjang. Mulai dari pemasangan PLTS, edukasi energi bersih, penguatan kapasitas UMKM, hingga monitoring dan evaluasi. Semuanya diarahkan untuk membangun ekosistem energi bersih yang bisa berjalan terus-menerus.

"Pasar Kepandean diharapkan menjadi salah satu contoh bahwa energi terbarukan dapat tumbuh berdampingan dengan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pasar tradisional yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan," tandas Agus.

Program ini menunjukkan bagaimana energi surya bisa menyatu dengan kehidupan sehari-hari. Bukan proyek besar yang jauh dari jangkauan, tapi sesuatu yang langsung menyentuh pedagang di pasar. Mulai dari penghematan biaya listrik hingga pelatihan mengelola uang, semuanya dirangkai dalam satu paket. Ke depannya, model seperti ini bisa ditiru di pasar-pasar lain. Tapi untuk sekarang, Pasar Kepandean jadi yang pertama mencoba.

panel suryaenergi terbarukanpasar tradisionalPLTSUMKMpemberdayaan ekonomi

Komentar

Memuat komentar...