Orang Tua Kritik Menu MBG Cibodas: Nugget, Anggur, Kedelai
Gambar atau konten salah?
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi menjadi sorotan setelah beberapa orang tua mengeluhkan isi kotak makan anak mereka. Mereka mengunggah foto makanan yang ternyata berupa kacang kedelai dan menyatakan bahwa menu tersebut tidak sesuai dengan harapan.
Dalam pesan singkat, seorang orang tua menjelaskan isi kotak: nasi, nugget, tiga butir anggur, dan kacang kedelai.
Ia menilai kombinasi tersebut tidak memenuhi standar gizi yang diharapkan. Keluhan ini berujung pada publikasi foto di media sosial, memicu perdebatan di kalangan warga.
Menanggapi kritik tersebut, Pengawas Gizi dari Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Cidahon, Asti Rusmiati, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa menu yang disajikan sudah dipertimbangkan secara gizi dan anggaran. Asti menjelaskan bahwa pemberian nugget dalam MBG dimaksudkan sebagai variasi agar siswa tidak jenuh, sekaligus langkah taktis untuk menjaga anggaran agar tidak minus.
Ia menambahkan, Padahal menu nugget baru pernah dua kali, nggak sering. Yang bareng spaghetti satu kali, sekarang satu kali. Kecuali sebagai pengganti kalau kekurangan bahan baku,
katanya. Asti menekankan pentingnya rotasi lauk untuk menyiasati selera anak. Menurutnya, jika menu hanya berputar pada bahan yang sama, siswa berpotensi melayangkan protes. “Kemarin kepikiran karena menghemat anggaran biar nggak minus, karena khawatirnya bosen dan pasti komplain kalau telor atau bakso karena terlalu sering. Sebenarnya kalau dibilang bergizi atau nggak mah, tergantung,” ujarnya.
Ketika ditanya tentang penggunaan frozen food, Asti mengakui kebingungan awal karena nugget tersebut bukan olahan dapur SPPG. Namun ia menegaskan bahwa porsinya sangat dibatasi dan diimbangi dengan serat. Ia menegaskan, Intinya menu ini disajikan baru dua kali, ini tidak terhitung sering. Kalau sesekali boleh, cuma kalau konsumsi berlebih dan terlalu sering mungkin itu yang nggak baik. Terus kan ini dikombinasikan juga dengan makanan sehat lainnya seperti sayuran dan buah,
ia menuturkan. Untuk jaminan keamanan, Asti menegaskan bahwa setiap makanan pabrikan yang masuk dalam boks MBG harus memenuhi standar keamanan pangan. “Kalau secara izin edar juga, nugget-nya sudah ada label BPOM-nya,” pungkasnya.
Peristiwa ini menyoroti tantangan dalam penyediaan makanan bergizi di sekolah. Meski menu MBG dirancang dengan pertimbangan gizi dan anggaran, transparansi dan komunikasi dengan orang tua tetap menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan dan kepuasan semua pihak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kendala Situs SPMB 2026 Orang Tua Kesulitan Akses Hasil
Banjir di Jakarta, Ribuan Penduduk Pindah ke Kawasan Tinggi
PKB Jabar Fest 14 Juni: DPAC Jawa Barat Di Arcamanik Youth
Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia Setelah IPO SpaceX
Satria Muda Kalah 79-82 vs Bogor Hornbills Semifinal IBL
Layang-Layang Menghambat Kereta Cepat Whoosh, KCIC Amankan 452
Berita Terbaru
Alfin Setyo Tunggal Pemaafkan Pelaku Pencuri Uang Toko
Indonesia vs Kamboja di Piala AFF U-19 2026, Sabtu 13 Juni
Cucurella Tegaskan Tidak Pindah Chelsea, Bahagia di London
Elon Musk Jadi Miliarder Pertama Dunia Setelah IPO SpaceX
OKU Kirim Paket Sembako ke Korban Kebakaran Pasar Baru
Indonesia Raih Final Ganda Putri Australian Open 2026
Jember Pimpin 6,35% Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I
