Pemerintah Pertimbangkan Tutup SPPG, Biaya MBG 1 Triliun
Gambar atau konten salah?
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditangani Badan Gizi Nasional (BGN) menimbulkan beban keuangan negara sebesar Rp 1 triliun per bulan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah sedang meninjau kemungkinan penutupan SPPG yang dianggap berlebih.
“Ya pasti salah satunya arahnya ke sana (tutup SPPG yang berlebih), tapi kan kita belum bisa hari ini mengatakan ditutup atau tidak. Namanya sedang ditata kan dilihat, diinventarisir kondisinya seperti apa,”
Meski demikian, opsi penutupan SPPG yang berlebih dipertimbangkan untuk ditekan. Tujuannya agar program MBG tidak terhenti selama proses penataan ulang.
“Kita target awal satu bulan ini harus sudah selesai. Tapi tentunya kan semua ada dinamikanya ya. Makanya yang pertama tentu tadi kita tekankan adalah yang sudah berjalan tetap berjalan, tidak boleh ada gangguan, dan di situ pun juga catatan-catatan perbaikan itu terus tetap harus dilakukan. Yang sudah baik pun juga harus ada pengawasan supaya kualitasnya bisa terjaga. Kita tidak ingin ada penurunan,”
Ia menyebut bahwa masalah pembengkakan jumlah SPPG akan diselesaikan melalui proses penataan ulang. Banyaknya dapur MBG yang beroperasi membuat pelaksanaan program menjadi tidak efisien, terutama dalam pemberian insentif Rp 6 juta untuk setiap SPPG.
Pemerintah membuka opsi penutupan SPPG yang berlebih, namun masih perlu dibahas lebih lanjut. Karena belum ada kepastian, keputusan akhir akan diputuskan setelah evaluasi menyeluruh.
Dengan menahan penutupan SPPG, pemerintah berharap program MBG tetap berjalan tanpa gangguan, sekaligus menekan biaya yang menekan anggaran negara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
