Penataran Wasit Wushu Indonesia di Jakarta, Tingkatkan Standar
Gambar atau konten salah?
Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) menggelar Penataran Wasit/Juri pada 17–21 Juni 2026 di Hotel Aloft, Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Acara ini bertujuan meningkatkan profesionalisme, integritas, dan objektivitas para wasit dan juri wushu di Indonesia.
Empat pelatih terbaik dari Federasi Wushu Internasional (IWUF) turut hadir: Liu Zhigang, Gao Chunian, Chen Guo An dan Liang Ya Dong. Kehadiran mereka dianggap sebagai kehormatan bagi wushu Indonesia.
“Perhatian dari IWUF ini merupakan suatu kehormatan bagi wushu Indonesia. Ini perhatian besar dari IWUF terhadap perkembangan wushu Indonesia. Untuk itu IWUF memberikan perhatian khusus untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk perwasitan dan penjurian sesuai dengan standar internasional,” kata Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto, dalam keterangan persnya.
Acara ini akan diikuti oleh 106 peserta dari 17 Pengurus Provinsi WI di seluruh Indonesia. Airlangga berharap pelatihan ini dapat meningkatkan profesionalisme para pengadil.
“Penataran ini memiliki arti penting untuk meningkatkan profesionalisme, integritas, dan objektivitas sumber daya wasit dan juri yang sangat dibutuhkan karena wushu semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. Menurut Airlangga, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat pemahaman terhadap regulasi pertandingan wushu.
Airlangga juga mengumumkan bahwa empat wasit taolu dan sanda Indonesia telah ditunjuk oleh Federasi Wushu Asia (WFA) sebagai International Technical Officer pada Asian Games 2026 di Jepang, yang akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Keempat wasit tersebut akan mengikuti judges training yang diadakan di China mulai 4 Juli.
“Penunjukan merupakan sebuah pengakuan internasional terhadap kemampuan wasit dan juri Indonesia. Dan, ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas pembinaan sehingga semakin banyak wasit/juri Indonesia mendapat pengakuan internasional,” ucapnya.
Setelah acara pembukaan, Iwan Kwok, Wakil Ketua Umum PB WI, menyampaikan bahwa WFA mengakui kualitas wasit/juri Indonesia dengan menunjuk empat wasit bertugas pada Asian Games 2026. Keempat wasit/juri tersebut adalah: Iwan Kwok sebagai Wakil Dewan Juri, Novita sebagai Wakil Ketua Juri Sanda, Vania Rosalin Irmanto di kategori Taolu, dan Wardrod Wilson Sibarani untuk kategori Sanda.
“Penugasan ini bukan pengiriman dari Indonesia, tapi penunjukan khusus dari WFA. Jadi, kita juga bersyukur bahwa ada empat wasit/juri wushu Indonesia bertugas di Asian Games Nagoya 2026,” ujar Iwan Kwok. Ia menambahkan bahwa dari sekitar 20 negara yang terlibat, Indonesia menjadi salah satu negara dengan perwakilan terbanyak.
“Ini untuk level nasional, jadi dari segi kualitas kita setara dengan level internasional. Karena penatar internasional itu juga adalah penatar nasional yang sama kualitasnya. Makanya wasit/juri yang kita kirimkan selalu dianggap sangat berkualitas,” jelas Iwan, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana Penataran Wasit/Juri.
Dari daftar peserta, terdapat nama mantan atlet andalan nasional Edgar Xavier Marvelo. Ia dikenal sebagai atlet taolu yang berhasil meraih 5 medali emas Kejuaraan Dunia, 1 medali emas Kejuaraan Asia, 1 medali emas International University Sports Federation (FISU), dan 9 medali emas SEA Games.
“Ya, saya kan sudah pensiun menjadi atlet. Makanya, saya ingin meniti karir menjadi wasit/juri. Saya ingin mengikuti jejak Koh Iwan Kwok yang merupakan wasit/juri internasional yang selalu mendapatkan kepercayaan IWUF untuk memimpin pertandingan single maupun multi event internasional,” kata Edgar.
Acara ini menandai langkah penting PB WI dalam memperkuat kualitas wasit dan juri di tingkat nasional dan internasional. Penempatan wasit Indonesia di Asian Games 2026 serta pelatihan yang intensif di China menunjukkan komitmen lembaga untuk terus meningkatkan standar kompetensi. Dengan dukungan IWUF dan WFA, wushu Indonesia siap bersaing di panggung dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Marquez Tetap Tenang, Menunggu MotoGP Ceko 2026 Sabar
Timnas Voli Indonesia Siap Gugus Semifinal di AVC Cup 2026
Kiandra Ramadhipa, 16, Menang Dua Kejuaraan Motor Dunia 2026
Sultan Najamudin Dukung Flag Football Indonesia ke Olimpiade
Todotua Pasaribu Jadi Chef de Mission Asian Games 2026
Alex Marquez Fit untuk Balapan MotoGP Ceko 2026
Berita Terbaru