Penjualan EV VKTR Melonjak 91% ke Rp186 M

Dewi M. · 3 min baca · 45 menit lalu · 17 dibaca
Bisik.id
Penjualan EV VKTR Melonjak 91% ke Rp186 M

Gambar atau konten salah?

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) baru saja mengumumkan hasil penjualan kendaraan listrik mereka. Dalam periode Januari hingga September 2026, perusahaan berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp 186 miliar dari sektor ini. Angka ini melonjak 91% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, yang hanya mencapai Rp 98 miliar.

Pertumbuhan ini membuat kontribusi penjualan kendaraan listrik terhadap total pendapatan perusahaan naik menjadi 17%. Sebelumnya, di periode yang sama tahun lalu, kontribusinya hanya sebesar 14%. Ini menunjukkan bahwa bisnis kendaraan listrik semakin penting bagi VKTR. Perusahaan juga terlihat semakin serius dalam memperluas jangkauan pasar kendaraan listrik komersial.

Direktur Utama VKTR, A. Ardiansyah Bakrie, memberikan pernyataan terkait perkembangan ini. Menurutnya, pertumbuhan kendaraan listrik komersial di Indonesia membuka peluang besar bagi perusahaannya. "Fokus kami bukan hanya meningkatkan penjualan kendaraan, tetapi juga membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui penguatan manufaktur dalam negeri, perluasan portofolio, serta pengembangan solusi yang membuat adopsi kendaraan listrik semakin relevan secara operasional dan finansial bagi pelanggan," ujarnya dalam keterangan resmi pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Secara keseluruhan, VKTR mencatatkan pendapatan total sebesar Rp 1,06 triliun. Jumlah ini meningkat 49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 717 miliar. Pendapatan dari penjualan kendaraan listrik menjadi salah satu penyumbang utama angka tersebut.

Selain kendaraan listrik, bisnis manufaktur suku cadang otomotif juga menunjukkan kinerja yang positif. Segmen ini membukukan pendapatan sebesar Rp 880 miliar, naik 41% dari Rp 623 miliar pada periode yang sama di tahun 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya aktivitas industri otomotif nasional. Khususnya, segmen kendaraan komersial tumbuh 42% secara tahunan berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) hingga September 2026.

Kinerja dari bisnis manufaktur ini memperkuat posisinya sebagai penopang pendapatan perusahaan. Sektor ini juga melengkapi langkah ekspansi VKTR di pasar kendaraan listrik komersial.

Dari sisi laba, VKTR mencatatkan laba bersih sebesar Rp 12,1 miliar pada Januari hingga September 2026. Angka ini meningkat 47% dibandingkan Rp 8,2 miliar di periode yang sama tahun 2025. Pencapaian ini didukung oleh pengendalian biaya yang lebih baik seiring dengan meningkatnya aktivitas bisnis. Pertumbuhan laba bersih ini menunjukkan upaya perusahaan dalam menjaga efisiensi operasional dan kualitas pertumbuhan di tengah pengembangan skala usaha.

Bagaimana dengan kondisi keuangan perusahaan? Hingga akhir September 2026, total aset VKTR meningkat 13% secara year-to-date (YTD) menjadi Rp 2.026 miliar. Peningkatan ini terutama didorong oleh pertumbuhan piutang usaha, persediaan, dan uang muka. Hal ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas bisnis dan proses produksi sejumlah proyek yang ditargetkan selesai pada akhir 2026.

Sementara itu, total liabilitas atau kewajiban perusahaan meningkat 39% YTD menjadi Rp 768 miliar. Peningkatan ini sejalan dengan kebutuhan operasional dan modal kerja untuk mendukung aktivitas bisnis. Di sisi lain, ekuitas perusahaan juga meningkat 1% YTD menjadi Rp 1.258 miliar. Angka ini mencerminkan posisi permodalan yang relatif stabil di tengah ekspansi bisnis yang sedang dilakukan VKTR.

Secara keseluruhan, laporan keuangan VKTR menunjukkan pertumbuhan yang solid di berbagai lini bisnis. Perusahaan berhasil meningkatkan pendapatan dari kendaraan listrik secara signifikan, sementara bisnis manufaktur suku cadang tetap menjadi penopang utama. Efisiensi biaya juga terjaga, terlihat dari pertumbuhan laba bersih yang sehat. Meskipun liabilitas meningkat, posisi ekuitas yang stabil menunjukkan bahwa perusahaan masih memiliki fondasi permodalan yang kuat untuk melanjutkan ekspansinya.

VKTRkendaraan listrikpenjualanpendapatanmanufakturekspansipertumbuhan

Komentar

Memuat komentar...