Pentagon Ungkap 161 Dokumen UFO, Situs Baru Terbuka
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Kementerian Pertahanan Amerika Serikat baru saja meluncurkan situs web yang menampung 161 dokumen baru tentang fenomena yang belum dikenal, sekaligus menampilkan hampir 30 video yang diduga menangkap penampakan UFO.
Dalam pengumuman resmi Pentagon, kumpulan dokumen awal ini mencakup video, foto, dan dokumen asli mengenai unidentified anomalous phenomenon (UAP) dari seluruh lembaga pemerintahan AS. Ratusan dokumen tersebut sudah disaring untuk alasan keamanan, namun banyak yang belum dianalisis secara mendalam untuk menjelaskan fenomena anomali di dalamnya. Koleksi ini akan terus bertambah, dan dokumen baru akan dirilis secara bertahap.
Pengguna dapat mengakses video dan dokumen tersebut lewat situs war.gov/ufo. Situs ini diluncurkan setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan pemerintahnya pada Februari lalu untuk mengidentifikasi dan membagikan dokumen terkait UAP dan UFO.
Salah satu dokumen yang diungkap adalah video berdurasi lima detik dari U.S. Central Command yang diambil di Suriah menggunakan kamera full‑motion video pada Oktober 2024. Laporan misi yang menyertainya, DoW-UAP-D32, menggambarkan UAP tersebut sebagai bola cahaya berwarna putih yang tidak beraturan dan berbentuk aneh, dan melaporkan adanya efek silau/halo yang muncul di atas feed FMV, tulis Pentagon dalam deskripsi video tersebut.
Video lain yang dilaporkan oleh U.S. Indo Pacific Command menampilkan observasi berdurasi sembilan detik, diambil pada tahun 2024 menggunakan sensor inframerah di fasilitas militer AS yang tidak disebutkan namanya. Sensor tersebut berfokus pada area kontras yang menyerupai badan berbentuk bola dengan tiga proyeksi radial: satu berorientasi vertikal, dan dua berorientasi ke bawah pada sudut 44 derajat relatif terhadap sumbu utama, tulis deskripsi video tersebut.
Pentagon tidak berusaha menjelaskan fenomena anomali di video‑video tersebut. Mereka meminta publik agar tidak menyimpulkan bahwa deskripsi yang ada di video merupakan penilaian analitis, kesimpulan investigasi, atau penentuan faktual.
‘Fenomena tidak dikenal’ tidak berarti UFO atau alien. Sejumlah pakar menegaskan bahwa fenomena ini biasanya memiliki penjelasan sederhana, mulai dari teknologi drone canggih hingga masalah perangkat lunak dan bug.
Dengan peluncuran situs ini, pemerintah AS membuka akses publik terhadap data yang sebelumnya terbatas. Meski belum ada penjelasan definitif, publik dapat melihat bukti langsung dan menilai sendiri apa yang terjadi di balik penampakan yang masih menimbulkan pertanyaan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kakao Map Bocorkan Data Rahasia Korea Utara
Messi Resmi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia Klose
Messi Pecah 4 Rekor Piala Dunia Sekaligus di Usia 38 Tahun
Mesir Cetak Kemenangan Perdana di Piala Dunia, Sujud Syukur Usai Kalahkan Selandia Baru 3-1
Bonus Karyawan Teknologi Korea Selatan Picu Peringatan Inflasi Bank Sentral
Survei: Kepercayaan pada AI Anjlok Meski Pemakaian ChatGPT Melonjak
Berita Terbaru
Kebakaran Surabaya Tewaskan Bocah 6 Tahun, Kakak Selamat
Messi Gagal Penalti, Tapi Cetak Dua Gol dan Argentina Menang
ASDP Mulai Bangun Dermaga II, Tingkatkan Kapasitas Pelabuhan Tanjung Kalian
Pedagang Cuanki di Masjid Pusdai Bandung Meradang, Minta Penertiban Ditunda
Mahasiswa Unsoed Protes Delegasi Dampingi Gibran, Tolak MBG
Messi Pecahkan Rekor 18 Gol di Piala Dunia
Raffi Ahmad Kuasai 78,68% Saham RANS, IPO Juli 2026
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jatim, 22-24 Juni 2026