Kebakaran Surabaya Tewaskan Bocah 6 Tahun, Kakak Selamat
Gambar atau konten salah?
Tangis keluarga pecah saat kebakaran melanda sebuah rumah di Jalan Petemon Timur, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Seorang bocah perempuan bernama Kyaranissa Kamila Susetyo (6) ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di lantai dua rumah yang dilalap api.
Peristiwa yang terjadi pada Senin, 22 Juni 2026 siang itu menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran dengan melibatkan Tim Laboratorium Forensik Polda Jatim.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 10 unit mobil damkar ke lokasi kejadian. Saat petugas tiba, api diketahui sudah membesar dan menghanguskan bagian lantai dua rumah. Proses pemadaman harus dilakukan dengan cepat.
"Akses gang kecil dengan lebar sekitar 1,5 meter dan jarak dari unit menuju ke TKK sejauh sekitar 50 meter. Ketika petugas tiba di kondisi api sudah besar, yang terbakar hanya di lantai 2," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya Laksita Rini.
Korban meninggal berusia 6 tahun dan diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat api membesar di lantai dua. Setelah proses pembasahan dilakukan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan kemudian dievakuasi ke RSUD dr Soetomo.
"Untuk korban ada 2 orang anak kakak beradik," ujar Rini.
Sang kakak, Aldery Ahmad Susetyo (11), berhasil keluar dari rumah dengan memecahkan kaca jendela sebelum melompat keluar dari bangunan yang terbakar. Anak tersebut hanya mengalami luka ringan dan menjadi satu-satunya penghuni yang berhasil menyelamatkan diri dari lantai dua rumah.
"Untuk kakak berhasil keluar dengan memecahkan kaca jendela dan melompat keluar," ujar Rini.
Informasi yang beredar di masyarakat menyebut kebakaran diduga dipicu obat nyamuk, namun polisi menegaskan dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Aparat masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan dari tim ahli untuk memastikan penyebab kebakaran.
"(Penyebab karena obat nyamuk) itu hanya katanya saja, tidak bisa dijadikan patokan. Masih dalam penyelidikan untuk penyebab pastinya," ujar Muljono.
Kepolisian menerjunkan Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengungkap sumber api yang memicu kebakaran. Sejumlah saksi, termasuk anggota keluarga korban, juga telah dimintai keterangan guna melengkapi proses penyelidikan.
"Tim Labfor Polda akan melakukan olah TKP sebagai ahli dari suatu kebakaran," tandasnya.
Kebakaran ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran dengan melibatkan tim ahli. Sementara itu, kakak korban berhasil menyelamatkan diri dengan memecahkan kaca jendela dan melompat keluar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jatim, 22-24 Juni 2026
Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Abu 1.200 Meter
Kebakaran di Sawahan Surabaya Tewaskan Bocah 6 Tahun
Jadwal Sholat Surabaya 23 Juni 2026 Lengkap dengan Niat
Jadwal Sholat Jatim 23 Juni 2026 untuk 38 Kota
Nganjuk Dikepung Sesar Aktif: Segmen Pandan 18 Km Melintasi Tiga Kecamatan
Berita Terbaru
Kebakaran Surabaya Tewaskan Bocah 6 Tahun, Kakak Selamat
Messi Gagal Penalti, Tapi Cetak Dua Gol dan Argentina Menang
ASDP Mulai Bangun Dermaga II, Tingkatkan Kapasitas Pelabuhan Tanjung Kalian
Pedagang Cuanki di Masjid Pusdai Bandung Meradang, Minta Penertiban Ditunda
Mahasiswa Unsoed Protes Delegasi Dampingi Gibran, Tolak MBG
Messi Pecahkan Rekor 18 Gol di Piala Dunia
Raffi Ahmad Kuasai 78,68% Saham RANS, IPO Juli 2026
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jatim, 22-24 Juni 2026