Pesawat Haji Muscat: Penundaan 8 Jam, Tiba 9 Juni Surabaya

Jaka M. · 1 min baca · 1 hari lalu · 26 dibaca
Bisik.id
Pesawat Haji Muscat: Penundaan 8 Jam, Tiba 9 Juni Surabaya

Gambar atau konten salah?

Pesawat yang membawa jemaah haji Debarkasi Surabaya kloter 30 sempat mendarat darurat di Bandara Muscat, Oman pada 8 Juni 2026 karena masalah teknis. Rombongan jemaah, yang berasal dari Lamongan dan Tuban, akhirnya bertemu keluarga di Surabaya satu hari lebih lambat dari jadwal semestinya.

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, As'adul Anam, menjelaskan bahwa pesawat mengalami trouble setelah terbang dari Jeddah, Arab Saudi. Ia menambahkan, “Jadi setelah terbang dari Jeddah kemudian technical landing di Muslat, kemudian sudah terbang selama 2 jam balik lagi. Sehingga hampir ada 8 jam yang menjadi pertanyaan jemaah kenapa kok sampai 18 jam sudah balik lagi,” kata Anam kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo pada 10 Juni 2026.

Selama di Muscat, Moscow, jemaah haji dijamin seluruh kebutuhannya. “Selama di Moscow, jemaah haji dijamin seluruh kebutuhannya. Baik hotel maupun makan, semuanya ditanggung oleh pihak maskapai.

Jemaah juga diletakkan di hotel bintang lima. Kemudian makan juga dipenuhi. Bahkan makanannya cenderung bernuansa Eropa seperti itu. Tapi kalau siang sama malam masih bisa dipilih dan sesuai,” jelas Anam. Setelah satu malam di Muscat, rombongan kloter 30 terbang kembali ke Tanah Air dan tiba di Bandara Internasional Juanda dengan selamat pada 9 Juni 2026.

Betul semalam landing di Surabaya,” pungkasnya. Jemaah akhirnya dapat kembali ke keluarga mereka tanpa kecelakaan, meski perjalanan mereka memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya kesiapan teknis pada penerbangan haji. Meski terjadi kendala, maskapai berhasil menyediakan akomodasi dan makanan, memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah selama penundaan.

Pesawat hajiDebarkasi SurabayaBandara MuscatMasalah teknisJemaah hajiKendala penerbanganKesiapan teknis

Komentar

Memuat komentar...