PMI Kembali, Pemerintah Dorong Wirausaha di Bali, Serta

Nita W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 69 dibaca
Bisik.id
PMI Kembali, Pemerintah Dorong Wirausaha di Bali, Serta

Gambar atau konten salah?

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin mengajak mantan pekerja migran Indonesia (PMI) untuk memulai dan mengembangkan usaha setelah kembali ke tanah air. Ia menegaskan, “Mereka jangan jadi pengangguran. Mereka harus sudah bisa berkembang diri sendiri, sudah ada ilmu, pengalaman, jejaring, network, ada modal.”

Peristiwa ini berlangsung di Denpasar, Bali, pada 02 April 2026. Mukhtarudin menjelaskan bahwa pemerintah akan menyediakan pelatihan kewirausahaan bagi para PMI yang sudah habis kontrak di luar negeri. “Pelatihan tersebut disiapkan bagi purna PMI yang sesuai prosedural. Jadi purna‑purna migran yang mau ikut pelatihan, kami latih,” ujarnya.

Selama kunjungannya, Mukhtarudin mengunjungi gerai Namaste 21 di kawasan Padang Galak. Gerai ini didirikan oleh mantan PMI bernama Novita Wesley Simanjuntak. Menteri tersebut memuji usaha Novita, “Ini salah satu perajin tradisional kita. Saya tertarik datang ke sini karena ibu ini dulunya pekerja migran di Kuwait selama sembilan tahun sebagai perawat.”

Mukhtarudin menilai Novita sebagai salah satu PMI yang berhasil mengembangkan bisnis hingga mengekspor produknya ke pasar internasional. Ia menambahkan, “Dulu dia bekerja sama orang, sekarang dia mempekerjakan orang (memiliki karyawan). Walaupun tidak banyak, cuma enam orang, insyaallah usahanya bisa berkembang.”

Novita sendiri mengakui peran pemerintah dalam pendampingan membuka usahanya. Setelah berhenti menjadi pekerja migran, ia bertekad membangun usaha mandiri agar dapat membuka lapangan kerja. “Kami harus bisa menghasilkan di dalam, bahkan kami bisa menjadi berkah bagi saudara‑saudaranya,” katanya.

Merintis usaha dari nol tidak mudah bagi Novita. Ia belajar banyak hal, mulai dari proses produksi, manajemen keuangan, hingga pemasaran. Pengalaman ini menjadi modal penting bagi masa depan usahanya.

Keberhasilan Novita menunjukkan bahwa pelatihan kewirausahaan dan dukungan pemerintah dapat membantu mantan PMI menghindari pengangguran. Dengan ilmu, jaringan, dan modal yang tepat, para mantan migran dapat memanfaatkan pengalaman kerja di luar negeri untuk menciptakan peluang ekonomi di dalam negeri.

Pekerja Migran IndonesiaPelatihan KewirausahaanUsaha MandiriEkspor ProdukLapangan KerjaPemerintah PendampinganDenpasar Bali

Komentar

Memuat komentar...