Air Keruh Sembur di Pantai Sanur, Dinas PUPR Denpasar Turun ke Lokasi
Gambar atau konten salah?
Di Pantai Segara Ayu, yang terletak di Desa Sanur Kaja, Denpasar, ada pemandangan yang tidak biasa. Air keruh tiba-tiba menyembur keluar dari balik hamparan pasir. Semburan itu langsung mengalir begitu saja menuju laut. Video kejadian ini pun ramai dibagikan di media sosial.
Mendengar kabar tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Denpasar langsung bergerak. Mereka datang ke lokasi untuk mengecek langsung. Bersama dengan dinas lain dan aparat desa setempat, petugas mulai melakukan penggalian di titik tempat air itu keluar.
"Nggih benar, tadi kami sudah turun ke lapangan dan mengecek langsung lokasi tersebut," kata Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Denpasar, Ketut Ngurah Artha Jaya.
Menurut Ngurah Artha, semburan air itu awalnya memang deras dan warnanya pekat. Tapi tidak berlangsung lama. Setelah beberapa saat, air yang keluar berubah menjadi bersih dan tidak mengeluarkan bau apa pun. Dari pemeriksaan awal, diduga air itu adalah endapan yang sudah lama berada di dalam saluran.
"Dugaan akibat lubang pembuangan akhir sempat tertutup pasir pantai. Saat hujan deras terjadi, tekanan air mendorong keluar sumbatan. Karena dorongan itu, air keluar deras hingga tampak keruh seperti yang terlihat dalam video itu," jelas Ngurah Artha lebih lanjut.
Dinas PUPR Denpasar tidak bekerja sendiri. Mereka berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Denpasar, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, dan pihak desa. Semua sepakat untuk mengusulkan investigasi lebih lanjut. Rencananya, pengecekan akan dilakukan pada Senin, 22 Juni 2026, pagi hari.
"Iya besok pagi kami turun langsung ke lokasi, alat berat disiapkan untuk menggali lokasi aliran air. Kami besok pastikan hasilnya seperti apa," ujar Ngurah Artha.
Kejadian ini menunjukkan bagaimana tekanan air hujan bisa mendorong keluar material yang menyumbat saluran. Meski terlihat dramatis, semburan air keruh ini kemungkinan besar hanya fenomena sementara akibat saluran yang tersumbat pasir pantai. Investigasi lebih lanjut akan memastikan apakah ada masalah yang lebih serius di balik peristiwa ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
