Prabowo Lantik Alim Setiawan Slamet Jadi Wakil Menteri Pertanian

Maya K. · 2 min baca · 13 jam lalu · 31 dibaca
Bisik.id
Prabowo Lantik Alim Setiawan Slamet Jadi Wakil Menteri Pertanian

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Dengan pelantikan ini, Alim menjadi Wakil Menteri Pertanian kedua di kabinet saat ini, meny meny meny menyusul pelantikan Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa pada posisi yang sama awal bulan lalu.

Menariknya, Alim mengaku belum mengetahui secara pasti tugas apa yang akan diembannya nanti. Ia baru menerima undangan untuk dilantik pada pagi hari yang sama. "Belum, saya masih menunggu arahan dari beliau belum bertemu, karena baru tadi pagi juga dihubungi dari Pak Seskab, dan itu masih di kampus gitu ya," ujarnya usai menjalani prosesi pelantikan.

Soal pertemuan dengan presiden, Alim juga mengaku belum sempat bertemu secara langsung. Namun ia sudah akrab dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. "Belum (bertemu presiden). Kalau dengan Pak Amran saya biasa ketemu karena saya kan Rektor IPB," katanya menambahkan.

Alim bukanlah orang baru di dunia pertanian. Latar belakangnya sebagai akademisi sudah tidak diragukan lagi. Kariernya banyak dihabiskan di Institut Pertanian Bogor (IPB), dan jabatan terakhirnya sebelum menjadi wakil menteri adalah Rektor IPB.

Dari posisi barunya ini, Alim berharap bisa menjembatani dunia riset dengan kebijakan pemerintah. Ia ingin hasil-hasil penelitian dan inovasi yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat benar-benar diterapkan di lapangan. "Tentu karena saya berasal dari kalangan perguruan tinggi, tentu saya juga punya harapan agar hasil-hasil riset, inovasi, dari perguruan tinggi ini bisa diterapkan, bisa membantu tadi untuk mensukseskan program swasembada dan juga hilirisasi, terutama untuk meningkatkan nilai tambah," paparnya.

Dengan latar belakang akademisnya yang kuat, langkah Alim ke kursi Wakil Menteri Pertanian bisa menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan kebijakan pemerintah. Tugasnya ke depan tidak ringan, apalagi program swasembada pangan dan hilirisasi pertanian menuntut kerja sama banyak pihak. Kehadirannya diharapkan bisa mempercepat penerapan teknologi dan riset terbaru dari kampus ke para petani di seluruh Indonesia.

PelantikanWakil Menteri PertanianAlim Setiawan SlametRektor IPBSwasembada panganHilirisasi pertanianRiset dan inovasi

Komentar

Memuat komentar...