Prabowo Panggil DEN Bahas Ancaman MSCI ke BEI

Arif S. · 2 min baca · 42 menit lalu · 17 dibaca
Bisik.id
Prabowo Panggil DEN Bahas Ancaman MSCI ke BEI

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto memanggil Dewan Ekonomi Nasional (DEN) ke Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada hari ini. Salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah kondisi terkini Bursa Efek Indonesia (BEI), yang tengah menghadapi tekanan besar.

Tekanan itu datang dari rencana MSCI untuk menurunkan status pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Ancaman ini memicu sentimen negatif di kalangan investor. Akibatnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau merosot tajam, bahkan sempat menyentuh level di bawah 5.000.

Menteri Keuangan era SBY yang kini menjabat anggota DEN, Mari Elka Pangestu, mengungkapkan isi pembicaraan dengan Presiden. Pihaknya menyarankan agar pemerintah mendorong percepatan reformasi pasar modal yang selama ini sudah berjalan.

"Mengenai MSCI, kita memberi saran untuk melanjutkan reformasi pasar modal yang memang sudah dijalankan," ujar Mari usai pertemuan pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Lebih lanjut, Mari menyampaikan bahwa DEN juga meminta semua pihak terkait untuk melanjutkan penegakan hukum terhadap berbagai pelanggaran yang terjadi di BEI. Menurutnya, aturan yang ada sebenarnya sudah cukup kuat untuk bertindak tegas. Otoritas pasar modal diminta untuk lebih berani dalam menjalankan fungsinya.

"Melanjutkan enforcement oleh regulator yang memang juga sudah diundangkan, karena undang-undang kita memang sudah memberikan ruang untuk melakukan langkah-langkah yang tegas terkait itu," tegas Mari.

Pertemuan ini menjadi penting karena kepercayaan investor asing sangat bergantung pada klasifikasi pasar modal. Jika MSCI benar-benar menurunkan status Indonesia, dana asing bisa semakin menjauh. Padahal, likuiditas pasar sangat membutuhkan partisipasi mereka.

Reformasi tata kelola dan penegakan hukum yang konsisten menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan pasar. Tanpa keduanya, pemulihan IHSG dari level terendahnya akan berjalan lambat. Pemerintah dan regulator kini berada di bawah sorotan untuk membuktikan keseriusan mereka.

reformasi pasar modalMSCIIHSGBursa Efek Indonesiapenegakan hukumkepercayaan investorDewan Ekonomi Nasional

Komentar

Memuat komentar...