PVMBG Konfirmasi Penerbangan Tetap Normal Erupsi Dukono
Gambar atau konten salah?
Pusat Vulkanologi & Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung mengonfirmasi bahwa penerbangan tidak terpengaruh oleh erupsi Gunung Dukono di Pulau Halmahera Utara, Maluku Utara, yang terjadi pada Jumat, 08 Mei 2026. Menurut pusat, abu masih terbatas di sekitar gunung dan belum ada laporan penutupan bandara di wilayah tersebut.
Ketua Tim Kerja Gunung Api, Heruningtyas, menyatakan: "Untuk sebaran abu saat ini masih berkisar di area Gunung Dukono dan untuk penerbangan saat ini belum dilaporkan adanya penutupan bandara karena di sekitar sana juga tidak ada aktivitas untuk penerbangan," katanya di Kantor PVMBG, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
Kepala PVMBG, Siti Sumilah, menjelaskan detail erupsi. Ia mengatakan, "Yang terjadi hari ini, tanggal 8 Mei ya, jam 07.41. Itu amplitudonya 34 milimeter, durasinya sekitar 967,56 detik," ujarnya. Ia menambahkan bahwa erupsi ini termasuk dalam kategori sedang.
Menanggapi pertanyaan tentang zona aman, Siti menjelaskan perubahan pada tahun 2024. Ia menyatakan, "Nah, di tahun 2024, kita juga sudah menaikkan jangkauan area yang tidak boleh mendekat dari semula itu 3 KM jadi 4 KM. Jadi sekarang Level 2 statusnya Waspada dan tidak boleh mendekat dari jarak 4 KM," pungkasnya. Zona ini diatur untuk melindungi penduduk dan fasilitas di sekitar gunung.
Untuk membantu penerbangan, Siti menyoroti penggunaan aplikasi Magma. Ia berkata, "Kalau di Magma itu sebetulnya ada informasi nya, jadi penerbangan pun sudah mempergunakan data Magma," tuturnya. Aplikasi ini menyediakan data real‑time tentang potensi bencana geologi.
Koordinasi dengan pemerintah daerah juga menjadi fokus. Ia menjelaskan, "Kalau yang terdampak seperti itu pemerintah daerah biasanya dengan BPBD yang biasanya melakukan koordinasi dan mengamati bagaimana bahaya dari gunung api tersebut. Kalau kami di Pusat Vulkanologi dengan pos pengamatan itu hanya menginformasikan kondisi gunung ini seperti apa, apa yang perlu diwaspadai," ungkapnya. BPBD bertugas memantau dampak langsung di wilayah terdampak.
Secara keseluruhan, PVMBG menegaskan bahwa meski erupsi masih berlangsung, langkah-langkah mitigasi dan monitoring telah diaktifkan. Penerbangan tetap berjalan normal dan zona aman telah diperluas untuk memastikan keselamatan publik. Dengan data yang terus diperbarui melalui Magma dan koordinasi dengan BPBD, pihak berwenang siap menanggapi setiap perkembangan selanjutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kendala Situs SPMB 2026 Orang Tua Kesulitan Akses Hasil
Banjir di Jakarta, Ribuan Penduduk Pindah ke Kawasan Tinggi
PKB Jabar Fest 14 Juni: DPAC Jawa Barat Di Arcamanik Youth
Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia Setelah IPO SpaceX
Satria Muda Kalah 79-82 vs Bogor Hornbills Semifinal IBL
Layang-Layang Menghambat Kereta Cepat Whoosh, KCIC Amankan 452
Berita Terbaru
Alfin Setyo Tunggal Pemaafkan Pelaku Pencuri Uang Toko
Indonesia vs Kamboja di Piala AFF U-19 2026, Sabtu 13 Juni
Cucurella Tegaskan Tidak Pindah Chelsea, Bahagia di London
Elon Musk Jadi Miliarder Pertama Dunia Setelah IPO SpaceX
OKU Kirim Paket Sembako ke Korban Kebakaran Pasar Baru
Indonesia Raih Final Ganda Putri Australian Open 2026
Jember Pimpin 6,35% Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I