SINTA Score 3 Tahun: UGM Unggul, UI & ITB Tak Kalah

Fajar H. · 3 min baca · 1 hari lalu · 53 dibaca
Bisik.id
SINTA Score 3 Tahun: UGM Unggul, UI & ITB Tak Kalah

Gambar atau konten salah?

SINTA Score afiliasi adalah ukuran yang menunjukkan seberapa produktif dan berprestasi sebuah perguruan tinggi dalam meneliti. Skor ini dihitung dari berbagai data, termasuk jumlah artikel yang terdaftar di jurnal Scopus, publikasi non‑jurnal di Scopus, sitasi yang diterima di Google Scholar, dan publikasi di jurnal SINTA. Selain itu, jumlah jurnal terakreditasi S1‑S6 juga dimasukkan ke dalam perhitungan. Dengan begitu, skor ini mencerminkan tidak hanya volume publikasi, tetapi juga kualitas dan pengakuan internasional.

Penghitungan SINTA Score afiliasi dapat disajikan dalam dua cara: per 3 tahun (3Yr) atau secara keseluruhan (overall). Peringkat ini dapat dilihat di laman resmi SINTA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Data terbaru dikumpulkan pada Selasa (09 Juni 2026), sehingga semua informasi di bawah ini mencerminkan pencapaian hingga akhir tahun 2026.

Selain SINTA, kinerja riset perguruan tinggi juga diukur melalui QS World University Rankings 2026 (QS WUR 2026). Indikator utama di QS WUR 2026 meliputi volume sitasi rata‑rata staf akademik (20%) dan jejaring riset internasional (5%). QS WUR menggunakan lima bidang indikator besar, masing‑masing terdiri dari sub‑indikator berikut:

  • Riset dan temuan (50%): reputasi akademik (30%) dan sitasi (20%)
  • Employability & outcomes (20%): reputasi menurut pemberi kerja (15%) dan hasil pekerjaan (5%)
  • Pengalaman belajar: rasio pengajar dengan mahasiswa (10%)
  • Global engagement (15%): rasio pengajar staf internasional (5%), jejaring riset internasional (5%), dan rasio mahasiswa internasional (5%)
  • Sustainability (5%)

Berikut daftar perguruan tinggi dengan SINTA Score 3Yr tertinggi di Indonesia:

  1. Universitas Gadjah Mada (UGM)1.678.814
  2. IPB University1.415.701
  3. Universitas Airlangga (Unair)1.359.962
  4. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo – 1.278.305
  5. Universitas Indonesia (UI)1.201.343
  6. Universitas Diponegoro (Undip)1.016.085
  7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)1.013.116
  8. Universitas Brawijaya (UB)882.264
  9. Institut Teknologi Bandung (ITB)826.512
  10. Universitas Hasanuddin – 780.909

Daftar berikut menunjukkan SINTA Score overall tertinggi:

  1. Universitas Gadjah Mada (UGM) – 5.171.733
  2. IPB University – 3.525.058
  3. Universitas Indonesia (UI) – 3.462.030
  4. Universitas Airlangga (Unair) – 2.994.865
  5. Institut Teknologi Bandung (ITB) – 2.885.149
  6. Universitas Diponegoro (Undip) – 2.536.404
  7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – 2.389.443
  8. Universitas Brawijaya (UB) – 2.286.269
  9. Universitas Padjadjaran (Unpad) – 2.208.372
  10. Universitas Sebelas Maret (UNS) – 2.108.437

Berikut perguruan tinggi dan badan yang menjadi afiliasi peneliti dengan publikasi terindeks Scopus terbanyak:

  1. Universitas Indonesia (UI) – 37.820
  2. Universitas Gadjah Mada (UGM) – 32.122
  3. Institut Teknologi Bandung (ITB) – 29.388
  4. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) – 25.944
  5. Universitas Airlangga (Unair) – 23.317
  6. Institut Pertanian Bogor (IPB University) – 19.177
  7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – 18.830
  8. Universitas Sebelas Maret (UNS) – 17.238
  9. Universitas Diponegoro (Undip) – 17.191
  10. Universitas Padjadjaran (Unpad) – 17.066

Terakhir, berikut perguruan tinggi Indonesia yang masuk daftar QS WUR 2026 beserta peringkat globalnya:

  1. Universitas Indonesia (UI) – 1892
  2. Universitas Gadjah Mada (UGM) – 2243
  3. Institut Teknologi Bandung (ITB) – 2554
  4. Universitas Airlangga (Unair) – 2875
  5. IPB University – 3996
  6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – 5097
  7. Universitas Padjadjaran (Unpad) – 5158
  8. Universitas Diponegoro (Undip) – 6249
  9. Universitas Brawijaya (UB) – 68010
  10. Universitas Bina Nusantara (Binus University) – 851‑900

Data ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi di Indonesia memiliki peran penting dalam produksi riset. Skor SINTA yang tinggi menandakan volume publikasi yang besar, sementara peringkat QS WUR menilai kualitas dan dampak global. Keduanya memberi gambaran lengkap tentang posisi institusi dalam skala nasional dan internasional.

Komentar

Memuat komentar...