Siswa SMPIT Alamy Temukan Celah Keamanan NASA, Dukung BRIN
Gambar atau konten salah?
Firoos Ramadhan, siswa kelas 8 SMPIT Alamy Subang, kembali menjadi sorotan setelah menemukan celah keamanan NASA. Penemuan ini membuka pintu peluang bagi Firoos, yang kini mendapat dukungan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Prof. Dr. Arif Satria, Kepala BRIN, mengumumkan komitmen lembaga ini untuk mendampingi riset-riset yang dilakukan Firoos, khususnya di bidang teknik informasi dan informatika. Ia menegaskan, “komitmen tersebut adalah bagian dari upaya BRIN untuk memastikan talenta-talenta muda Indonesia memperoleh dukungan yang tepat untuk berkembang dan memberikan dampak nyata.”
Dalam kunjungan Firoos ke kantor BRIN, Prof. Arif menyampaikan, “Jadi nanti gini, proposal risetnya kirim ke BRIN. BRIN akan membantu pendanaan risetnya, oke? Siap,” kata Prof. Arif langsung kepada Firoos. Ia juga meminta Kepala Sekolah SMPIT Alamy Subang agar mengawal anak didiknya dalam melakukan riset.
Prof. Arif menambahkan, “Nanti setelah itu akan kita pertemukan dengan periset-periset yang top di BRIN, langsung belajar lebih jauh lagi.” Sebagai bagian dari dukungan, Firoos menerima iPad Pro untuk menunjang belajar dan eksplorasinya.
Firoos mengajak teman-teman di seluruh Indonesia untuk tetap semangat belajar. Ia berkata, “Untuk teman-teman di seluruh Indonesia, tetaplah kalian semangat belajar. Jika kalian punya waktu senggang, lebih baik dipakai buat belajar.”
Belajar OSINT (Open Source Intelligence) menjadi kunci bagi Firoos. Ia menggunakan metode pengumpulan data dari sumber terbuka untuk menemukan celah keamanan NASA. Hasilnya, ia menerima sertifikat pengakuan dari NASA. Ia menceritakan, “Aku tuh bareng temen-temen dari komunitas spectra.id itu tuh bareng-bareng banyakan. Aku teh belajar bareng, nge-Zoom bareng. Nah, pas dapetnya juga barengan, tapi ada juga yang nggak dapat, ditolak sama NASA-nya.”
Firoos menjelaskan bahwa motivasinya adalah mengincar ASEAN Scholarship agar bisa masuk SMA di Singapura. Ia masih berada di kelas 8, namun sudah menunjukkan potensi luar biasa dalam bidang keamanan siber.
Kesempatan yang diberikan BRIN menandai langkah awal bagi Firoos untuk mengembangkan bakatnya lebih jauh. Dukungan lembaga riset nasional dan akses ke periset top di Indonesia akan memperkuat kemampuan Firoos dalam bidang teknologi. Dengan semangat belajar yang tinggi, ia berpotensi menjadi pionir keamanan siber Indonesia di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Alumni ITB 2018: Waktu Tunggu Kerja dan Wirausaha Singkat
Ekshibisi AI Kembali Jadi Cabang OSN 2026, Siap Menguji Siswa
Puspresnas Ungkap Foto Soal OSN 2026, Ponsel Diizinkan
Furtasan Usulkan PTN Seleksi Mahasiswa Hanya Dua Jalur
Kucing Terapi Pinecone Jadi Asisten Guru Seni Rhode Island
122 Program Studi Tutup Akhir 2026, Menteri Jelaskan Alasan
Berita Terbaru
Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 3-15 Juni: Lulusan PPG
Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi Gabung Sokol Pyrzyce
Liburan Baru Fokus Istirahat: Tren Sleep Tourism Meningkat
Pemerintah Perkenalkan Kebijakan Energi Terbarukan 2025
Amalia & Fadia Raih Kemenangan Ganda Putri, Melaju ke P4
Jembatan Selemadeg: Lubang Besar, Perbaikan Masih Menunggu
Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk, Populasi Menurun 123 Juta
Ariston Luncurkan Pemanas Air Andris 3, Kamar Mandi Smart
