Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi Gabung Sokol Pyrzyce
Gambar atau konten salah?
Slamet Santoso, seorang pemuda berusia 28 tahun, berasal dari Desa Kalipait di Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. Setelah menempuh perjalanan panjang di dunia sepak bola Indonesia, ia kini resmi bergabung dengan klub Sokol Pyrzyce yang bermarkas di Kota Pyrzyce, Provinsi Pomerania Barat, Polandia.
Di tanah kelahirannya, Slamet pernah menorehkan prestasi di beberapa klub Liga 3 Banyuwangi, termasuk Banyuwangi Putra dan Baruna Nusantara. Pengalaman bermain di level amatir tersebut menjadi bekal penting ketika ia memutuskan untuk merantau ke Polandia.
"Saya mencintai sepak bola, saya sebelumnya di Indonesia juga pemain liga 3 terakir ikut baruna Nusantara di Banyuwangi, sebelum itu sempat di Banyuwangi Putra," kata Slamet melalui pesan singkat pada Kamis, 04 Juni 2026.
Kesempatan di Polandia datang secara tak terduga. Ia sering menonton pertandingan sepak bola di stadion dekat tempat tinggalnya. Setelah menonton, ia ikut bermain bersama pemain lokal. Kemampuan dan semangatnya menarik perhatian seorang official klub setempat.
"Awalnya saya menonton bola di daerah tempat saya tinggal sehabis liat pertandingan saya ikut bermain bola bersama anak-anak yang ada di stadion, setelah itu ada official tim kota ini meminta kontak saya untuk ikut latian bersama timnya untuk melakukan trial kalau pelatih cocok kamu akan masuk tim kita kata dia begitu," ungkapnya.
Tanpa ragu, Slamet memanfaatkan peluang tersebut. Ia mengikuti latihan dan proses seleksi selama hampir dua bulan. Hasilnya, ia dinyatakan lolos dan direkrut secara resmi oleh Sokol Pyrzyce.
"Selama hampir 2 bulan saya ikut latihan baru saya bisa resmi ikut tim di sini dan melalui administrasi yang panjang karena saya orang asing di sini," jelas ia.
Selain menonjol di lapangan, Slamet juga harus melewati proses administrasi yang cukup rumit karena statusnya warga negara asing. Setelah beberapa minggu, semua dokumen selesai diproses dan ia resmi terdaftar sebagai pemain klub.
"Saya masih baru disahkan dari PSSI-nya di sini Minggu lalu jadi saya belum debut resmi di kompetisi mungkin pekan depan Insyaallah," tambahnya.
Setelah resmi terdaftar, Slamet kini menunggu kesempatan untuk debut resminya bersama Sokol Pyrzyce. Perjalanan panjangnya, mulai dari Liga 3 Banyuwangi hingga merantau ke Polandia, menunjukkan tekad dan dedikasi yang kuat.
Perjalanan Slamet Santoso menegaskan bahwa pengalaman di level amatir dapat membuka pintu peluang internasional. Dengan semangat yang tak pernah padam, ia siap menorehkan prestasi baru di tanah asing.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Persaingan Tinggi pada UTBK Plus Unair 2026 Untuk Mahasiswa
Indonesia vs Timor Leste: Duel AFF U-19 2026 Live Streaming
Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste di Laga Kedua AFF U-19 2026
Ronaldo 41, Portugal Siap Main di Piala Dunia 2026 Menuju Final
John Herdman Uji Garuda di Pertandingan Oman & Mozambik
Semampir: Mobil Baleno, 8 Jeriken Pertalite Ditemukan
Berita Terbaru
Persaingan Tinggi pada UTBK Plus Unair 2026 Untuk Mahasiswa
Influencer Jakarta Viral Cosplay Disabilitas, Kontroversial
Prabowo Tekankan Standar 8 Potong Ayam MBG, Kumink Jelaskan
Gamelan Bali dan Tarian Tampil di Pagi SF Indo Cita
Wuling Eksion: SUV Plug‑In Hybrid dengan Empat Mode Energi
Indonesia vs Timor Leste: Duel AFF U-19 2026 Live Streaming
Fadia/Tiwi Raih Kemenangan di Perempatfinal Indonesia Open
Debat Tutup Program Studi: Wisnu vs Menteri Yuliarto
