SNBT 2026: Pilih Kota Ujian, Bukan PTN Langsung untuk Peserta

Rini S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 211 dibaca
Bisik.id
SNBT 2026: Pilih Kota Ujian, Bukan PTN Langsung untuk Peserta

Gambar atau konten salah?

Perubahan penting terjadi pada pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Peserta tidak lagi dapat memilih perguruan tinggi (PTN) secara langsung sebagai pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Sebaliknya, pilihan terbatas pada wilayah atau kota tempat ujian dilaksanakan.

Di tahun-tahun sebelumnya, proses pendaftaran SNBT memberi kebebasan bagi peserta untuk memilih PTN tujuan pusat UTBK. PTN tersebut berfungsi sebagai lokasi induk, sementara lokasi ujian sebenarnya berada di gedung atau ruang laboratorium komputer di dalam kampus tersebut. Pada seleksi 2025, peserta diminta memilih pusat UTBK saat pendaftaran, dan disarankan memilih yang paling dekat dengan domisili.

Namun, kebijakan baru untuk seleksi 2026 mengubah cara pemilihan pusat UTBK. Peserta hanya dapat memilih kota atau wilayah pelaksanaan tes. Setelah kota atau wilayah dipilih, sistem otomatis menentukan pusat UTBK dan jadwal yang sesuai. Hal ini menekankan pentingnya memilih lokasi yang paling dekat dengan tempat tinggal peserta.

Berikut rincian alur pemilihan kota atau wilayah UTBK, yang diambil dari panduan pendaftaran UTBK‑SNBT 2026:

  1. Di halaman pemilihan Kota/Wilayah UTBK, peserta melihat data diri seperti Nama, Tempat & Tanggal Lahir, NISN, NPSN, Sekolah, Nomor KIP Kuliah, dan Status Kebutuhan Khusus.
  2. Di bagian bawah halaman, peserta memilih Kota/Wilayah UTBK melalui daftar pilihan yang tersedia. Daftar wilayah dapat dilihat di link ini.
  3. Jika pilihan lokasi sudah sesuai, tekan tombol “Simpan dan Lanjutkan”.

Setelah kota atau wilayah UTBK terpilih, data harus disimpan secara permanen. Data yang sudah disimpan tidak dapat diubah. Proses penyimpanan permanen melibatkan beberapa langkah:

  1. Di tahap Konfirmasi Kota/Wilayah UTBK, peserta dapat melihat kembali informasi yang telah diisi.
  2. Jika kota atau wilayah belum sesuai, peserta dapat menekan tombol “Ganti Kota/Wilayah UTBK”.
  3. Jika sudah sesuai, klik tombol “Simpan Permanen Kota/Wilayah UTBK”.
  4. Peserta akan melihat kotak konfirmasi akhir untuk memastikan data sudah benar dan tidak dapat diubah.
  5. Tekan “Ya, simpan permanen!” agar data pendaftaran tersimpan secara permanen.
  6. Jika pendaftaran UTBK‑SNBT berhasil, status antrean akan bertuliskan “Berhasil”. Jika gagal, peserta akan mendapatkan status “Gagal” beserta pesan dan langkah yang harus dilakukan.
  7. Perbaiki kesalahan yang ada hingga status antrean dinyatakan berhasil.

Jadwal dan lokasi UTBK, termasuk ruang dan alamatnya, akan tertera dalam kartu peserta UTBK‑SNBT 2026. Kartu peserta dapat diunduh antara 11 hingga 15 April 2026. Informasi lengkap mengenai pendaftaran dapat diakses melalui panduan resmi UTBK‑SNBT 2026.

Peserta yang ingin mengikuti SNBT 2026 harus memahami aturan pemilihan lokasi UTBK ini. Memilih kota atau wilayah yang tepat dan menyimpan data secara permanen merupakan langkah penting agar pendaftaran berjalan lancar. Dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, peserta dapat menghindari kesalahan dan memastikan tempat ujian sesuai domisili mereka.

Perubahan ini menegaskan pentingnya penyesuaian prosedur pendaftaran untuk memudahkan peserta dalam memilih lokasi ujian. Dengan mengikuti panduan yang jelas, peserta dapat melanjutkan proses pendaftaran tanpa hambatan, memastikan bahwa semua data tersimpan permanen dan jadwal ujian teratur.

SNBT 2026UTBKPendaftaranPusat UTBKKota/WilayahData PermanenJadwal Ujian

Komentar

Memuat komentar...