Mendiktisaintek: Lulusan STIP Harus Punya 4 Karakter
Gambar atau konten salah?
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memberikan pesan khusus kepada para lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Saat berpidato dalam Sidang Senat Terbuka STIP Jakarta pada Rabu, 15 Juli 2026, Brian menyebutkan empat karakter utama yang harus dimiliki oleh setiap lulusan. Keempat karakter itu adalah persistence, perseverance, grit, dan humble. Menurut Brian, karakter-karakter ini menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan di industri maritim sekaligus isu lingkungan global yang semakin mendesak.
Brian menekankan bahwa Indonesia membutuhkan sumber daya manusia (SDM) maritim yang tidak hanya menguasai teknologi. Lebih dari itu, lulusan juga harus memiliki jiwa kepemimpinan, integritas, dan kemampuan beradaptasi di tengah transformasi industri pelayaran dunia. "Inilah tantangan zaman, bagaimana ilmu pengetahuan tidak berhenti sebagai wacana, tetapi hadir juga sebagai solusi. Dan di sinilah peran perguruan tinggi menjadi sangat menentukan sebagai sumber pengetahuan, pusat inovasi sekaligus rumah pembentukan karakter yang menjaga kebermanfaatan ilmu," ujar Brian dalam pidatonya yang dikutip dari keterangan resmi pada Kamis, 16 Juli 2026.
Dunia pelayaran kini tengah bertransformasi menuju praktik yang lebih ramah lingkungan. Brian mengingatkan para lulusan STIP untuk berperan sebagai guardians of environment atau penjaga lingkungan. Dengan berkembangnya konsep green shipping, para perwira transportasi laut diharapkan bisa berkontribusi nyata. Mereka dapat membantu mengurangi emisi karbon, meningkatkan efisiensi energi, mencegah pencemaran laut, serta menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Posisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan juga menjadi alasan kuat mengapa sektor maritim menjadi kunci masa depan bangsa—baik dari sisi ekonomi, pangan, energi, maupun pertahanan.
Selain soal lingkungan, Brian juga menyoroti peran manusia dalam era teknologi. Menurutnya, secanggih apa pun teknologi, keputusan penting tetap berada di tangan manusia. "Teknologi tidak pernah menggantikan kepemimpinan. Ketika badai datang, ketika komunikasi terganggu, ketika keputusan harus diambil dalam hitungan detik, yang menentukan bukanlah algoritma atau AI, yang menentukan adalah tetap manusia," tegasnya. Pesan ini menjadi pengingat bahwa kecakapan teknis harus diimbangi dengan kemampuan mengambil keputusan di situasi kritis.
Di bagian akhir pidatonya, Brian merinci empat bekal yang perlu dimiliki para wisudawan STIP saat memasuki dunia kerja. Pertama, persistence—terus melangkah secara konsisten meski menghadapi berbagai hambatan. Kedua, perseverance—ketangguhan untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Ketiga, grit—perpaduan antara keberanian, semangat, dan komitmen jangka panjang untuk mencapai tujuan yang bermakna. Keempat, humble atau rendah hati. Brian berharap para lulusan STIP bisa mengimplementasikan ilmunya sebagai manfaat bagi masyarakat Indonesia. "Semakin tinggi ilmu dan jabatan yang saudara-saudara miliki, maka semakin rendah hati pula seharusnya sikap saudara-saudara. Di atas kapal, kepemimpinan tidak dibangun oleh pangkat semata, tetapi jauh lebih penting adalah keteladanan," tutupnya.
Empat karakter ini bukan sekadar nilai abstrak. Dalam konteks industri maritim yang penuh tekanan—dari cuaca ekstrem hingga tuntutan efisiensi bahan bakar—sikap pantang menyerah dan rendah hati justru menjadi fondasi. Persistence dan perseverance membantu pelaut tetap bertahan dalam pelayaran panjang. Grit mendorong mereka untuk terus berinovasi. Sementara humility membuat seorang pemimpin kapal dihormati bukan karena seragamnya, melainkan karena tindakannya. Dengan kata lain, lulusan STIP tidak hanya dibekali ilmu navigasi dan teknologi kapal, tetapi juga karakter yang membuat mereka mampu bertahan dan memimpin di tengah lautan perubahan global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
UNY Rilis Biaya Uang Pangkal Jalur Mandiri 2025
Indonesia Raih 5 Medali di Olimpiade Fisika Internasional
Magang Hub 2026 Buka 155 Posisi, Gaji Ikuti UMP
Bawaslu Buka Lomba Debat Pemilu, Hadiah Rp30 Juta
Bootcamp Akuntansi Dagang & Manufaktur Hadir Juli 2026
Wisudawan UM Raih IPK 3,82 dan Emas di Kompetisi Internasional
Berita Terbaru
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Mendiktisaintek: Lulusan STIP Harus Punya 4 Karakter
Proyek Gas Masela Akhirnya Dimulai Setelah 28 Tahun
Prabowo Resmikan Konstruksi Proyek LNG Masela
Bauksit Geser Nikel, Investasi Hilirisasi Rp152,7 T
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International