SPAN-PTKIN 2026: Pemetaan Kesehatan Mental Tambahan Seleksi
Gambar atau konten salah?
Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN‑PTKIN) tahun ini menampilkan inovasi baru. Selain menilai nilai rapor, panitia menambahkan pemetaan kesehatan mental bagi calon mahasiswa. Langkah ini menegaskan PTKIN tidak hanya fokus pada angka, tetapi juga kesejahteraan psikologis.
Jumlah pendaftar melebihi 140 ribu. Secara tepat, 143.948 pelamar datang dari 12.174 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Data ini mencerminkan minat yang terus bertambah pada PTKIN.
Prof. Dr. Abdul Aziz, MAg, Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, menjelaskan alasan di balik lonjakan. Ia berkata, Masyarakat kini melihat PTKIN sebagai paket lengkap: basis karakter keagamaan yang kokoh, biaya pendidikan yang sangat terjangkau, dan standar akademik kelas dunia.
Pemetaan kesehatan mental bertujuan memberi gambaran kesiapan psikologis calon mahasiswa. Hal ini penting agar mahasiswa dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa tekanan mental yang berlebihan.
Calon yang dapat mengikuti seleksi berasal dari satuan pendidikan MA, MAK, SMA, SMK, pendidikan diniyah formal, pendidikan kesetaraan, pondok pesantren salafiyah, mu'adalah, muallimin, atau sederajat. Syarat tambahan adalah mereka harus lulus pada angkatan 2026.
Seleksi dilakukan berdasarkan prestasi akademik, termasuk nilai rapor dan portofolio. SPAN‑PTKIN tidak mengadakan ujian tertulis. Hanya siswa yang terdaftar di lembaga yang disebutkan di atas yang dapat mengikuti.
Hasil seleksi akan diumumkan pada Selasa, 7 April 2026. Setelah itu, PTKIN akan memulai proses verifikasi dan pendaftaran ulang bagi pendaftar yang lolos.
Inisiatif ini menandai langkah PTKIN yang lebih holistik, menggabungkan pencapaian akademik dengan kesiapan mental. Dengan demikian, mahasiswa yang terpilih diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan baik di lingkungan kampus.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Furtasan Usulkan PTN Seleksi Mahasiswa Hanya Dua Jalur
122 Program Studi Tutup Akhir 2026, Menteri Jelaskan Alasan
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
Helm Cerdas ITB Tuntun Pendeteksi Kelelahan Motor
Strip Tes Minyak Babi: Alat Praktis Deteksi Halal Rutin
Alumni Teknik ITB 2025: Penghasilan Rp 10 Miliar Tertinggi
Berita Terbaru
Pasangan Ganda Indonesia Kalah di Indonesia Open, Siap Dunia
Harga Emas Antam Palembang Turun Rp2,759.000 per Gram
Harga Emas Antam Medan Turun Rp15.000 per Gram di Medan
Sekolah Jember Siapkan Lapangan Sepak Bola Internasional
Kementerian Sosial Buka 5.127 Posisi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026
BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 Hoaks, Cek Sumber Resmi
Kementerian Lingkungan Target Turunkan Emisi CO2 15% 2025
Korea Selatan & Panama Menang Uji Coba Piala Dunia 2026
