Spanyol Imbang Lawan Cape Verde, Hierro Puji Karakter Unik Skuad

Yuli S. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Spanyol Imbang Lawan Cape Verde, Hierro Puji Karakter Unik Skuad

Gambar atau konten salah?

Meskipun memulai Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan, Spanyol tetap diprediksi akan melewati fase grup dengan baik. Tim asuhan Luis de la Fuente ini memiliki satu karakter yang sangat menonjol, menurut mantan bek Real Madrid dan tim nasional Spanyol, Fernando Hierro.

Pada laga pertama Grup H, Spanyol hanya mampu bermain imbang melawan Tanjung Verde. Tim debutan tersebut seharusnya menjadi lawan yang paling lemah di atas kertas. Sementara itu, Spanyol dianggap sebagai tim terkuat di grup tersebut. Hasil ini tentu jauh dari kata impresif dan menimbulkan sedikit kekhawatiran. Apakah juara Eropa ini mampu menghadapi tantangan yang lebih berat dari Arab Saudi dan Uruguay? Kedua tim tersebut jelas memiliki materi pemain yang lebih baik dibandingkan Tanjung Verde. Potensi untuk menyulitkan Spanyol pun sangat besar.

Pertandingan melawan Arab Saudi akan menjadi momen krusial. Laga ini digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Minggu, 21 Juni 2026 malam WIB. Jika Spanyol kembali gagal meraih kemenangan, tekanan akan semakin besar. Apalagi, pertandingan terakhir fase grup akan melawan Uruguay, yang merupakan saingan terberat mereka.

Namun, Hierro yakin timnya akan baik-baik saja. Ia melihat kombinasi unik dalam skuad Spanyol: keberanian, arogansi, dan sikap cuek. Selain itu, secara taktik, tim ini sangat fleksibel.

"Saya suka karakter mereka. Mereka menghadapi setiap pertandingan dengan sama, terlepas dari lawannya. Bahkan meskipun itu semifinal atau final Euro, mereka mempertahankan gaya itu," kata Hierro di situs resmi FIFA.

"Mereka tim yang sangat seimbang. Mereka tahu kapan harus menjaga penguasaan bola, kapan menaikkan tempo, kapan bermain langsung, kapan harus menusuk ke ruang-ruang, dan kapan harus main dengan target-man di depan," lanjutnya.

"Mereka tak terikat dengan satu cara main tertentu, jadi fleksibel banget. Mereka bisa berubah pola, berganti formasi, dan mengubah pendekatan di tengah pertandingan. Itu artinya mereka bisa bermain dengan kepercayaan diri tinggi," imbuh Hierro.

Karakter unik dan fleksibilitas taktik inilah yang menjadi modal utama Spanyol. Meskipun start mereka redup, tim ini memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan menghadapi tekanan. Hal ini membuat mereka tetap diyakini akan melaju mulus di Piala Dunia 2026.

SpanyolPiala Dunia 2026fase grupFleksibilitastaktikFernando Hierro

Komentar

Memuat komentar...