Matheus Cunha Cetak Dua Gol di Debut Piala Dunia
Gambar atau konten salah?
Matheus Cunha akhirnya bisa merasakan apa yang sebelumnya hanya terlihat seperti angan-angan. Pemain Manchester United ini resmi mencatatkan debutnya di Piala Dunia, dan langsung meninggalkan jejak manis lewat dua gol yang ia sarangkan ke gawang Haiti.
Sebelumnya, di edisi 2022, ia harus menerima kenyataan pahit. Meski sudah memperkuat timnas Brasil di babak kualifikasi, namanya tidak masuk dalam skuad final yang dibawa ke putaran Piala Dunia. Rasa kecewa itu kini terbayar lunas.
Pada laga pertama Brasil di Grup C, Cunha masuk sebagai pemain pengganti saat timnya bermain imbang 1-1 melawan Maroko. Pertandingan itu menjadi titik awal perjalanannya di turnamen paling bergengsi sepak bola dunia. Namun, momen yang benar-benar istimewa datang di laga kedua.
Brasil menghadapi Haiti pada Sabtu, 20 Juni 2026 pagi WIB. Cunha untuk pertama kalinya tampil sebagai starter. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Dua golnya memastikan kemenangan telak 3-0 untuk Brasil. Perayaan golnya pun unik — ia meniru gerakan seorang peselancar, seolah ingin mengatakan bahwa ia kini sedang "berselancar" di atas ombak Piala Dunia.
"Ini salah satu hari terbaik dalam hidup saya," ujar Cunha dalam pernyataan yang dikutip dari situs FIFA. "Semua orang bermimpi membela Brasil di Piala Dunia. Dan memikirkan bahwa saya mencetak dua gol, membantu tim, saya gembira banget, kayak mimpi!"
Ia juga mengaku bahwa perjalanan menuju titik ini tidak mudah. "Setelah semua hal yang saya lalui, saya tumbuh jadi lebih bijaksana dan dewasa. Saya cuma mencoba menikmati momen ini. Memenuhi mimpi saya bermain di Piala Dunia membuat saya sangat bangga."
Kegagalan di masa lalu, kata Cunha, justru menjadi pelajaran berharga. "Saya melakukan segalanya untuk bisa tampil di Piala Dunia sebelumnya, tapi tidak terwujud. Tapi syukurlah, saya diberkahi untuk bisa main di edisi kali ini. Saya senang bisa membantu, itulah yang saya impi-impikan."
Dua gol di laga debut sebagai starter bukanlah pencapaian biasa. Bagi seorang pemain yang sempat merasakan pahitnya ditinggalkan, momen ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan kesabaran bisa membuahkan hasil. Cunha kini tidak hanya menjadi bagian dari tim, tetapi juga mulai meninggalkan jejaknya di panggung terbesar sepak bola dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
