Spanyol: Juara 2010, Kini Performa Tidak Konsisten

Nurul H. · 1 min baca · 1 jam lalu · 29 dibaca
Bisik.id
Spanyol: Juara 2010, Kini Performa Tidak Konsisten

Gambar atau konten salah?

Spanyol menjadi juara Piala Dunia pada 2010. Sejak saat itu, tim nasionalnya belum mampu menandingi prestasi itu.

Di tiga edisi berikutnya, Spanyol hanya memenangkan 3 kali dari 11 laga. Pencapaian tertinggi yang pernah mereka raih adalah sampai babak 16 besar.

Di Piala Dunia 2014, Spanyol hanya berhasil mengalahkan Australia 3‑0. Mereka juga kalah 1‑5 dari Belanda dan 0‑2 dari Chile, sehingga tersingkir di fase grup.

Di 2018, Spanyol menorehkan kemenangan 1‑0 atas Iran dan hasil imbang 2‑2 dengan Spanyol serta 2‑2 dengan Maroko. Tuan rumah Rusia mengalahkan mereka 1‑1, dan Spanyol tersingkir lewat adu penalti di babak 16 besar.

Di 2022, Spanyol mencetak kemenangan 7‑0 atas Kosta Rika. Namun mereka berakhir seri 1‑1 dengan Jerman dan kalah 1‑2 dari Jepang. Akhirnya, Maroko mengalahkan Spanyol lewat adu penalti setelah skor 0‑0.

Untuk Piala Dunia 2026, Spanyol masuk ke Grup H bersama Cape Verde, Arab Saudi, dan Uruguay. Bagaimana mereka akan melangkah lebih jauh masih menjadi pertanyaan.

Secara keseluruhan, prestasi Spanyol di Piala Dunia setelah 2010 menunjukkan ketidakstabilan. Meskipun memiliki pemain berbakat, tim ini belum dapat mereplikasi kejayaan 2010. Keberhasilan di masa depan akan bergantung pada konsistensi performa dan strategi yang tepat.

Piala DuniaSpanyolprestasi20102026kemenanganstrategi

Komentar

Memuat komentar...