Staf Kemen HAM Sumsel Ditemukan Tewas di Kamar Kos Palembang

Iwan D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 64 dibaca
Bisik.id
Staf Kemen HAM Sumsel Ditemukan Tewas di Kamar Kos Palembang

Gambar atau konten salah?

MY (39) ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Ariodilah 1, Kecamatan Ilir Timur 1, Palembang, Sumatera Selatan. Korban diduga meninggal karena sakit. Jenazah ditemukan terbujur di kamar kosnya pada 12 Mei 2025 sekitar pukul 11.43 WIB.

Warga sekitar terkejut saat mengetahui kematian staf tersebut. Kakannwil Kemen HAM Sumsel Bengkulu Hendry Marulitua mengonfirmasi bahwa MY adalah salah satu stafnya. Ia menjelaskan bahwa MY berasal dari Jakarta dan telah bertugas di Palembang selama 1 tahun 6 bulan.

“Benar, saya turut berduka cita atas meninggalnya salah satu staf kami, pejabat kami, Kabid Pelayanan dan Kepatuhan Hak Asasi Manusia,” kata Hendry saat ditemui di TKP pada 12 Mei 2025.

Menurut Hendry, MY ditemukan di kamar kosnya oleh OB (office boy)nya. “Dia ditemukan di kamar kosnya oleh OB (office boy)nya, sekitar pukul 11.43 WIB tadi yang dampingin beliau ini adalah OB, ada OB dari kantor yag monitor dia, terus tadi dia ngasih tau ke kantor kondisi beliau lagi kritis gitu,” ujarnya.

Selama pemeriksaan, tidak ditemukan bekas tanda penganiayaan pada jasad. “Sementara tidak ada (bekas tanda penganiayaan pada jasad almarhum), hanya ada bekas kerokan saja. Sementara (penyebab meninggal) seperti karena sakit,” jelas Hendry.

Hendry juga menjelaskan kondisi MY sebelum meninggal. “Jadi, memang pada hari ini tadi beliau sempat ke kantor. Mungkin dalam kondisi badannya agak kurang sehat, terus minta bantu untuk diurutkan (dipijat) dan dari kantor kembali ke kosannya,” katanya.

Setelah identifikasi jenazah selesai, jenazah dibawa ke RSMH Palembang dan akan diserahkan kepada keluarga. “Iya, untuk jenazah dibawa ke rumah sakit umum (RSMH). Nah (terkait jenazah akan divisum atau diautopsi atau tidak) ini kita serahkan ke pihak keluarga,” tambah Hendry.

Sementara itu, Ipda Adityan Ammar Syahputra dari Pamapta Polrestabes Palembang menyatakan bahwa kepolisian menerima laporan penemuan jenazah laki‑laki dan langsung memeriksa TKP. “Untuk sementara jenazah diduga meninggal karena sakit, karena ditemukan sejumlah tanda kerokan di punggung korban,” ujarnya.

Keputusan akhir mengenai penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Namun, semua pihak sepakat bahwa tidak ada indikasi kekerasan pada tubuh MY. Penemuan ini menambah keprihatinan warga Palembang terhadap kesehatan dan keselamatan staf di lingkungan kerja.

MYkamar kosPalembangKemen HAM Sumselpenyebab sakitkerokanRSMH

Komentar

Memuat komentar...