Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi, Satu Peron Saja

Nurul H. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi, Satu Peron Saja

Gambar atau konten salah?

Stasiun KRL yang melayani kawasan Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara mulai beroperasi pada hari Senin, 22 Juni 2026. Namun, stasiun ini baru memiliki satu peron saja. Akibatnya, layanan yang bisa diberikan kepada penumpang masih sangat terbatas.

Stasiun ini berada persis di Jalan R.E. Martadinata, tepat di sebelah Stadion JIS. Stasiun ini melayani jalur KRL yang dikenal dengan sebutan pink line, yaitu rute yang menghubungkan Stasiun Jakarta Kota dengan Stasiun Tanjung Priok.

Ada dua akses utama menuju stasiun ini. Pintu masuk pertama berada di depan jalan raya. Akses kedua bisa melalui JPO (jembatan penyeberangan orang) yang menghubungkan kawasan JIS dengan Ancol. Karena baru memiliki satu peron, stasiun ini hanya bisa melayani satu arah perjalanan saja, yaitu dari Stasiun Tanjung Priok menuju Stasiun Jakarta Kota.

Untuk arah sebaliknya, yaitu dari Stasiun Jakarta Kota menuju Stasiun Tanjung Priok, belum tersedia. Artinya, penumpang yang ingin turun di stasiun baru ini dari arah Stasiun Jakarta Kota harus melanjutkan perjalanan dulu hingga Stasiun Tanjung Priok. Setelah itu, mereka harus berganti kereta ke rute yang berlawanan.

Selain baru memiliki satu peron, stasiun ini masih terlihat seperti bangunan semi permanen. Sebagian besar bangunannya menggunakan struktur modular. Struktur itu terbuat dari baja ringan dan peti kemas yang sudah dimodifikasi.

Beberapa fasilitas pendukung sudah tersedia. Ada ruang kepala stasiun, musala, toilet untuk pria, toilet untuk wanita, dan toilet khusus untuk penyandang disabilitas. Semua fasilitas itu sudah bisa digunakan oleh penumpang. Namun, ruangan-ruangan tersebut masih menempati bangunan kontainer berwarna oranye dan abu-abu. Bangunan kontainer itu difungsikan sebagai fasilitas sementara.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pembangunan Stasiun JIS ini akan terus berlanjut. Memang saat ini bentuknya masih berupa bangunan semi permanen dengan struktur modular. Namun, stasiun ini nantinya akan menjadi permanen seperti tempat perhentian KRL lainnya.

"Hari ini stasiun ini sudah aktif dan sudah bisa melayani penumpang. Jadi jarak dari ujung ke ujung kurang lebih sekitar 15 menit. (Dari Stasiun JIS sekitar) 10 menit ke (Stasiun Jakarta) Kota. Jadi sudah aktif dan semakin akan kita kembangkan bahwa ini sebagai stasiun permanen," kata Dudy setelah meresmikan operasional stasiun.

Dudy menargetkan pembangunan stasiun baru ini akan rampung dalam waktu satu tahun ke depan. Sayangnya, dia tidak merinci secara detail pengembangan apa saja yang akan dilakukan. Dia juga tidak menyebut apakah akan ada penambahan satu peron lagi.

"Kita harapkan dalam satu tahun ke depan pembangunan juga sudah selesai," tegas Dudy.

Stasiun KRL JIS ini akan menghubungkan Stadion Jakarta International Stadium (JIS) dengan layanan KRL Commuter Line. Meski baru beroperasi dengan satu peron, stasiun ini sudah bisa menjadi pilihan bagi penumpang yang ingin menuju kawasan JIS dari arah Tanjung Priok. Bagi penumpang yang datang dari arah Jakarta Kota, mereka masih harus memutar dulu hingga Stasiun Tanjung Priok untuk bisa turun di stasiun baru ini.

stasiun JISKRLsatu peronoperasi terbataspink linemodularsemi permanenakses JPO

Komentar

Memuat komentar...