Studi UMI: Aplikasi AI Jenni Speak Bikin Mahasiswa Makin Lancar Bahasa Inggris

Ningsih R. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Studi UMI: Aplikasi AI Jenni Speak Bikin Mahasiswa Makin Lancar Bahasa Inggris

Gambar atau konten salah?

Sebuah studi terbaru dari dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengungkapkan bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) bisa menjadi alat yang ampuh untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa asing mahasiswa. Penelitian yang dilakukan oleh Syamsidar ini menguji secara langsung aplikasi bernama 'Jenni Speak' untuk melihat dampaknya pada keterampilan berbicara.

Syamsidar menjelaskan bahwa riset ini bertujuan untuk mengukur seberapa efektif teknologi AI bisa berperan sebagai media pembelajaran yang interaktif. "Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan Jenni Speak dapat membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris melalui pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis teknologi," ujarnya, seperti dikutip dari laman resmi UMI pada Senin, 22 Juni 2026.

Dalam eksperimennya, penelitian ini melibatkan 40 mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris. Mereka kemudian dibagi menjadi dua kelompok berbeda. Kelompok pertama, yang disebut kelompok eksperimen, mendapat pelatihan khusus menggunakan aplikasi Jenni Speak. Sementara itu, kelompok kedua, yang bertindak sebagai kelompok kontrol, tetap mengikuti kelas konvensional tanpa bantuan aplikasi tersebut.

Kemampuan berbicara dari semua mahasiswa diukur melalui lima indikator utama. Indikator tersebut meliputi pelafalan (pronunciation), tata bahasa (grammar), kosakata (vocabulary), kelancaran (fluency), dan pemahaman (comprehension). Hasil analisis data kemudian menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok.

Kelompok mahasiswa yang memanfaatkan teknologi AI dalam pembelajaran mereka mengalami lonjakan performa yang jauh lebih tinggi. "Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan berbicara mahasiswa yang menggunakan Jenni Speak dibandingkan dengan kelompok yang tidak menggunakan aplikasi tersebut," kata Syamsidar.

Ia menambahkan bahwa aplikasi Jenni Speak sangat membantu mahasiswa, terutama dalam memperbaiki aspek pelafalan dan kelancaran berbicara. Menurutnya, integrasi AI seperti ini merupakan solusi inovatif yang menawarkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan adaptif, terutama di era digital saat ini.

Berdasarkan temuan ini, Syamsidar merekomendasikan agar pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan mulai diintegrasikan secara lebih luas ke dalam kurikulum pembelajaran bahasa di perguruan tinggi. Ia menilai langkah ini penting agar mahasiswa memiliki kompetensi komunikasi global yang kuat. Kompetensi tersebut dinilai krusial untuk bersaing di dunia kerja maupun di lingkungan akademik internasional.

Hasil riset ini sendiri berhasil menembus publikasi penerbit internasional bereputasi, yaitu Springer, dan telah terindeks di basis data Scopus. Ini menunjukkan bahwa temuan dari penelitian tersebut diakui secara akademik di tingkat global.

Secara singkat, penelitian ini memberikan bukti konkret bahwa alat berbasis AI seperti Jenni Speak tidak hanya sekadar tren, tetapi benar-benar bisa membantu mahasiswa memperbaiki kemampuan berbicara bahasa Inggris mereka, terutama dalam hal pelafalan dan kelancaran.

kecerdasan buatankemampuan berbicarabahasa asingaplikasi jenni speakpelafalankelancaranpembelajaran interaktif

Komentar

Memuat komentar...